Fashion Show Ibu-Anak Warnai Hari Kartini di TK Khadijah 141 Banyuwangi
Sekolah Dorong Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Budaya dan Kolaborasi Keluarga
TK Khadijah 141 Banyuwangi menggelar peringatan Hari Kartini dengan rangkaian kegiatan edukatif di halaman sekolah pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter anak usia dini melalui pendekatan yang kreatif, interaktif, dan berbasis budaya.
Acara diikuti puluhan siswa taman kanak-kanak yang tampak antusias sejak awal kegiatan. Suasana sekolah dibuat lebih hidup dengan dekorasi bertema perjuangan dan budaya Indonesia. Para guru berupaya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan agar anak dapat terlibat aktif dalam setiap rangkaian acara tanpa tekanan.
Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah fashion show ibu dan anak. Dalam kegiatan ini, siswa bersama orang tua mereka tampil mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut tidak hanya menampilkan sisi estetika, tetapi juga memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara kepada anak sejak usia dini.
Baca Juga “Kartini Fashion Day ITS 2026, Kolaborasi Budaya dan Emansipasi di Bundaran Kampus“
Kehadiran orang tua dalam kegiatan ini menjadi elemen penting dalam proses pembelajaran. Anak-anak terlihat lebih percaya diri saat berjalan di atas panggung bersama ibu mereka. Interaksi ini menciptakan kedekatan emosional yang mendukung perkembangan sosial dan psikologis anak.
Selain fashion show, anak-anak juga mengikuti kegiatan membaca puisi bertema perjuangan serta menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini”. Aktivitas ini dirancang untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengenalkan nilai sejarah kepada peserta didik.
Kepala sekolah Nur Hasimah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Kartini. Ia menegaskan bahwa pendidikan di usia dini harus menekankan pada pengalaman langsung agar anak lebih mudah memahami nilai yang diajarkan.
“Kegiatan ini kami rancang untuk menanamkan keberanian, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama. Anak-anak belajar melalui pengalaman, seperti fashion show, membaca puisi, dan menyanyi bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan keluarga sangat berpengaruh terhadap perkembangan karakter anak. Dengan keterlibatan orang tua, anak merasa lebih aman dan termotivasi untuk berpartisipasi aktif.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pihak legislatif daerah. Siti Mafrochatin Ni’mah memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam mengemas peringatan Hari Kartini menjadi kegiatan edukatif yang bermakna.
Ia menilai bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran karakter yang efektif. Menurutnya, anak-anak dapat belajar tentang keberanian, kerja sama, serta cinta budaya melalui aktivitas langsung yang melibatkan keluarga.
“Ini kegiatan yang sangat positif karena anak-anak belajar percaya diri sekaligus mengenal budaya bangsa. Keterlibatan orang tua juga menjadi nilai tambah yang sangat penting,” ungkapnya.
Sebagai konteks, peringatan Hari Kartini di berbagai sekolah di Indonesia sering dimanfaatkan untuk mengenalkan nilai kesetaraan gender, sejarah perjuangan perempuan, serta pelestarian budaya. Pendekatan berbasis aktivitas seperti fashion show dan seni pertunjukan dinilai lebih efektif untuk anak usia dini dibandingkan metode pembelajaran formal yang kaku.
Selain itu, kegiatan yang melibatkan orang tua juga sejalan dengan konsep pendidikan holistik, di mana sekolah dan keluarga berperan bersama dalam membentuk karakter anak. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang konsisten antara rumah dan sekolah.
Ke depan, TK Khadijah 141 Banyuwangi berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan pembelajaran yang inovatif dan berbasis pengalaman. Sekolah berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, percaya diri, serta mencintai budaya bangsa sejak usia dini.
Baca Juga “Peringati Hari Kartini, Yayasan Al Abror Tumbuhkan Percaya Diri Siswa Lewat Fashion Show“