Gaya Ngortis Viral di TikTok, Tren Fashion ala Boy Group

Ngortis

Gaya Ngortis Viral di TikTok, Kenali Tren Fashion Rebel yang Terinspirasi Boy Group CORTIS

Istilah ngortis semakin sering muncul di halaman For You Page (FYP) TikTok sepanjang 2026. Tren ini berkembang sebagai gaya berpakaian yang terinspirasi dari penampilan boy group K-Pop CORTIS. Dalam waktu singkat, tagar seperti #ngortis dan #cortisoutfit dipenuhi ribuan video berisi inspirasi outfit, tutorial mix and match, hingga transformasi gaya para penggemar.

Berbeda dengan tren fesyen yang mengutamakan tampilan serba rapi, ngortis justru mengangkat estetika yang terlihat tidak sempurna. Meski terkesan acak, setiap elemen busana tetap disusun dengan konsep yang matang sehingga menghasilkan gaya yang unik, ekspresif, dan mudah dikenali.

Baca Juga “Warna Hijau Teal Jadi Tren, Inspirasi Produk Fashion yang Harus Punya!

Popularitas ngortis menunjukkan bagaimana budaya populer Korea terus memengaruhi dunia fashion global. Bukan hanya melalui musik, tetapi juga lewat gaya berpakaian yang kemudian diadaptasi menjadi identitas baru oleh para penggemar di media sosial.

Apa Itu Gaya Ngortis? Tren Fashion yang Lahir dari CORTIS

Ngortis merupakan istilah gaul yang berasal dari nama boy group CORTIS dan dipadukan dengan awalan “nge-“. Pola pembentukannya serupa dengan istilah populer lain seperti ngonten atau ngevlog, sehingga terdengar akrab di kalangan pengguna media sosial.

Istilah tersebut merujuk pada gaya berpakaian yang meniru karakter fashion para personel CORTIS, baik saat tampil di atas panggung maupun dalam aktivitas sehari-hari. Gaya ini mengedepankan kebebasan berekspresi dibandingkan mengikuti aturan berpakaian yang kaku.

Konsep utama ngortis adalah menciptakan kesan kasual yang tetap artistik. Misalnya, kemeja sengaja dibiarkan keluar, tali sepatu dibuat berbeda warna, atau aksesori dipilih dengan kombinasi yang tidak biasa. Detail-detail tersebut menjadi ciri khas yang membedakan ngortis dari gaya streetwear pada umumnya.

Filosofi yang diusung juga cukup kuat. Outfit tidak hanya dipandang sebagai pelengkap penampilan, tetapi sebagai media untuk menunjukkan karakter dan kreativitas pemakainya. Karena itu, tidak ada aturan baku dalam menerapkan gaya ini.

CORTIS Hadir dengan Konsep Fashion yang Berbeda

Salah satu alasan ngortis cepat viral adalah karakter fashion setiap anggota CORTIS yang memiliki identitas berbeda. Tidak seperti banyak boy group K-Pop yang mengutamakan keseragaman kostum, CORTIS justru membangun citra melalui keberagaman gaya.

Martin, sebagai leader, dikenal dengan konsep High-End Grunge. Ia sering mengenakan parka oversized, celana denim robek dengan detail kompleks, serta sepatu bot kulit berukuran besar yang memperkuat kesan rebel.

Juhoon menawarkan tampilan yang lebih bersih dan klasik. Cardigan rajut, kemeja berkerah lebar, serta celana baggy bernuansa pastel menjadi ciri khas yang menghadirkan perpaduan antara gaya vintage dan modern.

Di sisi lain, Keonho tampil sebagai sosok yang paling eksperimental. Ia kerap memadukan puffer jacket berwarna neon, kacamata berlensa warna-warni, hingga topi beret sebagai bagian dari identitas visualnya.

Selain ketiga nama tersebut, James dan Seonghyeon juga memiliki gaya personal yang berbeda. Keberagaman tersebut membuat penggemar memiliki banyak referensi ketika ingin mencoba konsep ngortis sesuai karakter masing-masing.

Mengapa Gaya Ngortis Cepat Viral di TikTok?

Media sosial, khususnya TikTok, menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran tren ini. Pengguna aktif membagikan video transformasi outfit, tutorial layering, hingga tantangan berpakaian ala personel CORTIS.

Format video singkat membuat inspirasi fashion lebih mudah dipahami. Dalam hitungan detik, pengguna dapat melihat perubahan penampilan lengkap beserta kombinasi busana yang digunakan.

Tren ini juga berkembang karena fleksibel. Pengguna tidak harus membeli pakaian bermerek mahal untuk tampil ngortis. Sebagian besar penggemar justru memanfaatkan pakaian yang sudah dimiliki, lalu mengombinasikannya dengan teknik styling tertentu.

Konsep tersebut sejalan dengan tren fashion berkelanjutan atau sustainable fashion yang mendorong masyarakat memaksimalkan koleksi pakaian lama tanpa harus terus membeli produk baru.

Ciri Khas Outfit Ngortis yang Mudah Dikenali

Salah satu karakter paling menonjol dari ngortis adalah penggunaan teknik layering. Pemakainya memadukan beberapa lapisan pakaian dengan tekstur, panjang, dan siluet yang berbeda untuk menciptakan dimensi visual.

Bagian bawah biasanya menggunakan celana longgar seperti cargo pants atau baggy pants. Beberapa penggemar bahkan mengombinasikan rok mini dengan celana panjang sebagai bentuk eksplorasi gaya yang lebih berani.

Pada bagian atas, kemeja oversized dipadukan dengan cardigan rajut, hoodie, atau jaket parka. Salah satu sisi kemeja sering kali dibiarkan keluar agar memberikan kesan santai sekaligus artistik.

Permainan warna juga menjadi elemen penting. Warna dasar seperti hitam, putih, abu-abu, atau cokelat dipadukan dengan satu warna kontras seperti neon, magenta, atau hijau terang sebagai titik perhatian utama.

Detail kecil turut menjadi identitas ngortis. Misalnya, tali sepatu yang berbeda warna, kaus kaki bermotif mencolok, hingga penggunaan aksesori yang tampak tidak serasi tetapi tetap menyatu dalam keseluruhan penampilan.

Cara Mencoba Gaya Ngortis Tanpa Harus Membeli Outfit Baru

Salah satu kelebihan tren ini adalah mudah diterapkan menggunakan pakaian yang sudah tersedia di lemari. Pengguna hanya perlu memahami prinsip layering dan keseimbangan proporsi busana.

Langkah pertama adalah memilih bawahan dengan potongan longgar agar menciptakan siluet yang lebih dinamis. Cargo pants, wide pants, atau celana denim longgar menjadi pilihan yang paling umum digunakan.

Selanjutnya, tambahkan beberapa lapisan pakaian pada bagian atas. Padukan kaus polos dengan kemeja oversized, lalu tambahkan cardigan atau jaket sebagai lapisan terakhir.

Untuk menciptakan karakter ngortis yang autentik, hindari tampilan yang terlalu rapi. Biarkan sebagian kemeja keluar atau gulung sedikit lengan baju agar terlihat lebih natural.

Permainan aksesori juga berperan besar. Sabuk berukuran besar, topi beret, kalung rantai, kacamata berwarna, atau sepatu bot chunky dapat menjadi pelengkap tanpa harus digunakan secara berlebihan.

Prinsip utamanya bukan memakai banyak aksesori sekaligus, melainkan memilih satu atau dua item yang mampu menjadi pusat perhatian dalam keseluruhan outfit.

Ngortis Menjadi Simbol Kebebasan Berekspresi dalam Fashion

Popularitas ngortis menunjukkan bahwa tren fashion saat ini tidak lagi hanya mengikuti aturan estetika tertentu. Banyak anak muda lebih memilih gaya yang mampu mencerminkan identitas pribadi dibandingkan sekadar mengikuti tren yang seragam.

Konsep yang diusung CORTIS juga memperlihatkan bahwa pakaian dapat menjadi media ekspresi sekaligus sarana menyampaikan karakter. Pendekatan tersebut membuat ngortis mudah diterima oleh berbagai kalangan karena tidak dibatasi gender maupun gaya tertentu.

Dengan semakin banyaknya konten kreator yang membagikan inspirasi outfit di TikTok, tren ngortis diperkirakan masih akan berkembang sepanjang 2026. Fleksibilitas konsep, kemudahan memadukan pakaian, serta kebebasan dalam bereksperimen menjadi alasan mengapa gaya ini terus menarik perhatian pecinta fashion di media sosial.

Baca Juga “Migi Rihasalay Melaju di Malang Fashion Runway 2026, Usung Koleksi Busana Mother Earth

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *