<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fashion Kerja &amp; Profesional Archives - veltrixa.id</title>
	<atom:link href="https://veltrixa.id/category/fashion-kerja-profesional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://veltrixa.id/category/fashion-kerja-profesional/</link>
	<description>Inspirasi Gaya Hidup &#38; Tren Fashion Modern Pria-Wanita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Sep 2026 16:50:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>
	<item>
		<title>Onitsuka Tiger Hadirkan Koleksi SS 2027 di Milan</title>
		<link>https://veltrixa.id/onitsuka-tiger-hadirkan-koleksi-ss-2027-di-milan/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/onitsuka-tiger-hadirkan-koleksi-ss-2027-di-milan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 16:50:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Onitsuka Tiger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=586</guid>

					<description><![CDATA[<p>Onitsuka Tiger Bawa Energi Baru Lewat Koleksi Spring/Summer 2027 di Milan Onitsuka Tiger memperkenalkan koleksi Spring/Summer 2027 dalam perhelatan Milan Fashion Week. Kali ini, brand asal Jepang tersebut mengangkat tema “ENERGY STATION” sebagai gagasan utama yang menaungi keseluruhan koleksi. Konsep tersebut menggambarkan sebuah ruang singgah bagi orang-orang yang datang dari berbagai penjuru. Mereka bertemu, memulihkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/onitsuka-tiger-hadirkan-koleksi-ss-2027-di-milan/">Onitsuka Tiger Hadirkan Koleksi SS 2027 di Milan</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Onitsuka Tiger Bawa Energi Baru Lewat Koleksi Spring/Summer 2027 di Milan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Onitsuka Tiger memperkenalkan koleksi Spring/Summer 2027 dalam perhelatan Milan Fashion Week. Kali ini, brand asal Jepang tersebut mengangkat tema “ENERGY STATION” sebagai gagasan utama yang menaungi keseluruhan koleksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut menggambarkan sebuah ruang singgah bagi orang-orang yang datang dari berbagai penjuru. Mereka bertemu, memulihkan tenaga, kemudian meneruskan perjalanan menuju tujuan masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gagasan itu menjadi gambaran perjalanan Onitsuka Tiger dalam memasuki fase baru. Brand tersebut memanfaatkan kekuatan warisan desainnya sebagai pijakan untuk mengeksplorasi arah yang lebih modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koleksi ini menghadirkan 49 tampilan dengan pendekatan yang mempertemukan tailoring dan sportswear. Perpaduan tersebut memungkinkan elemen formal berdampingan dengan material serta detail yang lebih fungsional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.fimela.com/fashion/read/8300197/tren-floral-dan-wildflowers-dalam-fashion-saat-detail-bunga-tampil-lebih-modern">Tren Floral dan Wildflowers dalam Fashion, Saat Detail Bunga Tampil Lebih Modern</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep “ENERGY STATION” Menjadi Gambaran Babak Baru</p>



<p class="wp-block-paragraph">Onitsuka Tiger menggunakan gambaran karavanserai sebagai salah satu referensi konseptual koleksi. Dalam sejarahnya, karavanserai dikenal sebagai tempat persinggahan bagi para pelancong dari latar belakang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gagasan mengenai pertemuan tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa mode. Identitas, budaya, nilai, dan gaya hidup yang beragam bertemu dalam satu rangkaian busana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan itu sekaligus memperlihatkan bagaimana Onitsuka Tiger melihat heritage sebagai sesuatu yang dapat terus dikembangkan. Unsur masa lalu tidak sekadar dipertahankan, tetapi ditempatkan dalam konteks desain yang lebih kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koleksi Spring/Summer 2027 kemudian membangun karakter melalui pertentangan berbagai elemen. Material lembut berhadapan dengan detail utilitarian, sementara busana formal mendapatkan sentuhan yang lebih dinamis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tailoring Bertemu Sportswear dalam 49 Tampilan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu ciri utama koleksi terlihat pada penggunaan tailoring dalam palet warna earth tone. Setelan dengan warna-warna tersebut dipadukan dengan kemeja yang memiliki permukaan lembut menyerupai sutra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Celana tailored juga hadir dengan perubahan proporsi. Potongan tersebut memberikan kesan modern sekaligus mempertahankan struktur khas pakaian formal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Onitsuka Tiger kemudian membawa karakter olahraga ke dalam rangkaian busana tersebut. Jaket kerja berbahan kanvas dengan siluet longgar menjadi salah satu contoh bagaimana elemen utilitarian ditempatkan dalam tampilan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jaket itu dipadukan dengan celana pendek wol berpotongan lebar. Desain celana tersebut menggunakan konstruksi dua lapis yang mengambil inspirasi dari pakaian Muay Thai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eksplorasi material dan siluet juga terlihat pada kemeja merah muda serta biru muda yang memiliki detail pita. Busana tersebut dipasangkan dengan rok mini kulit yang mengambil referensi dari pakaian pengendara motor dan estetika dekade 1960-an.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Unsur Grunge dan Western Memperluas Karakter Koleksi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koleksi terbaru Onitsuka Tiger tidak terpaku pada satu karakter estetika. Pengaruh grunge muncul melalui gaun mini berpotongan empire-line yang menggunakan material beludru devoré.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gaun tersebut mendapatkan tambahan rumbai berbahan sutra. Detail serupa kembali digunakan pada sejumlah busana lain untuk memberikan gerakan pada siluet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karakter kasual terlihat melalui celana low-rise dengan potongan relaxed. Item tersebut dapat dipadukan dengan jaket kulit, rompi, hoodie, atau tank top yang dihiasi detail fringe.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengaruh Western juga masuk melalui beberapa tampilan. Rok mini dengan detail pita dan gaun ringan berhias rumbai sutra memperluas permainan referensi dalam koleksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eksplorasi tersebut menunjukkan pendekatan Onitsuka Tiger terhadap kontras. Elemen yang berbeda tidak ditempatkan secara terpisah, tetapi dirangkai menjadi bagian dari satu narasi koleksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“TIGER PAW” Kembali Menjadi Referensi pada Busana</p>



<p class="wp-block-paragraph">Unsur arsip Onitsuka Tiger turut diterjemahkan ke dalam beberapa pakaian. Salah satunya terlihat pada atasan floral dengan detail pita yang dipadukan bersama denim wide-leg.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Denim tersebut memiliki dua garis pada bagian samping. Detail ini mengambil inspirasi dari ikon “TIGER PAW” yang terdapat dalam arsip brand.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan elemen tersebut memperlihatkan hubungan antara identitas historis Onitsuka Tiger dan pendekatan desain kontemporer. Referensi arsip tidak hanya muncul sebagai simbol, tetapi juga menjadi bagian dari konstruksi tampilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan semacam itu memperkuat tema besar koleksi. Onitsuka Tiger membawa sejumlah elemen yang telah dikenal sebelumnya ke dalam konteks baru untuk menggambarkan transisi menuju fase berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Onitsuka Tiger Perbarui Arah Footwear untuk Spring/Summer 2027</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eksplorasi tidak hanya berlangsung pada kategori pakaian. Onitsuka Tiger juga menggunakan koleksi Spring/Summer 2027 untuk memperkenalkan perkembangan baru pada lini footwear.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pertama kalinya, “Onitsuka Tiger Stripe” versi terbaru diperkenalkan dalam koleksi tersebut. Elemen stripe tetap mempertahankan hubungan dengan identitas brand, tetapi mendapatkan interpretasi yang lebih kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Stripe menjadi salah satu elemen visual yang menghubungkan sejarah Onitsuka Tiger dengan arah desain masa depan. Pembaruan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana identitas klasik dapat dikembangkan tanpa kehilangan karakter dasarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model “MEXICO X66” juga memperoleh pembaruan melalui penggunaan material kulit metalik. Desainnya mengambil inspirasi dari tampilan antik dan hadir dalam pilihan palet warna baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Siluet tersebut kemudian dikembangkan menjadi model mule. Koleksi footwear juga mencakup knee-high lace-up heeled boots dan boxer-style lace-up heeled boots.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan lainnya terdiri atas pumps dengan nuansa vintage serta soft loafers. Model loafers tersebut hadir dalam versi classic penny loafer dan studded style.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Honda Bawa Inspirasi Motorcycle Culture</p>



<p class="wp-block-paragraph">Unsur mobilitas menjadi bagian lain dari presentasi Onitsuka Tiger di Milan. Brand tersebut memperkenalkan kolaborasi bersama Honda yang mengambil inspirasi dari budaya sepeda motor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi ini menggunakan lightweight mesh dan jersey sebagai material utama. Keduanya digunakan untuk menerjemahkan karakter functional beauty yang identik dengan perlengkapan balap ke dalam busana modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Logo sayap Honda menjadi elemen visual yang menyatukan kolaborasi tersebut. Penggunaan simbol tersebut memperkuat hubungan antara dunia fashion, olahraga, dan mobilitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Onitsuka Tiger dan Honda tidak berhenti pada pakaian. Keduanya juga menghadirkan “Onitsuka Tiger Honda Mid Sports Concept”, sebuah sepeda motor konsep.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk konsep tersebut mempertemukan bahasa desain Onitsuka Tiger dengan pendekatan Honda terhadap inovasi mobilitas. Kehadirannya memperluas gagasan koleksi dari sekadar busana menjadi pengalaman yang berkaitan dengan perjalanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koleksi Spring/Summer 2027 Menyatukan Heritage dan Masa Depan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui tema “ENERGY STATION”, Onitsuka Tiger membangun narasi tentang pertemuan, perjalanan, dan pembaruan energi. Gagasan tersebut kemudian diterjemahkan melalui kombinasi tailoring, sportswear, serta berbagai referensi gaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 49 tampilan memperlihatkan bagaimana material, proporsi, dan detail dapat digunakan untuk menciptakan karakter yang beragam. Unsur formal dapat berdampingan dengan pakaian utilitarian dan referensi dari dunia olahraga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan “Onitsuka Tiger Stripe” serta reinterpretasi “MEXICO X66” memperkuat perhatian brand terhadap kategori footwear. Sementara itu, kolaborasi dengan Honda memperluas eksplorasi menuju budaya motorcycle dan mobilitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koleksi Spring/Summer 2027 akhirnya menempatkan warisan Onitsuka Tiger sebagai titik awal untuk eksplorasi baru. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya brand menghadirkan identitas yang tetap terhubung dengan sejarah, tetapi mampu bergerak mengikuti arah fashion kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.popmama.com/life/fashion-and-beauty/padukan-kecantikan-dan-fashion-intip-kolaborasi-intentional-allure-00-f5jq8-nkhnqv">Padukan Kecantikan dan Fashion, Intip Kolaborasi Intentional Allure!</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/onitsuka-tiger-hadirkan-koleksi-ss-2027-di-milan/">Onitsuka Tiger Hadirkan Koleksi SS 2027 di Milan</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/onitsuka-tiger-hadirkan-koleksi-ss-2027-di-milan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Robot Humanoid Tampil di Fashion Show, Tuai Kritik</title>
		<link>https://veltrixa.id/robot-humanoid-tampil-di-fashion-show-tuai-kritik/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/robot-humanoid-tampil-di-fashion-show-tuai-kritik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 16:26:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik]]></category>
		<category><![CDATA[Robot humanoid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=583</guid>

					<description><![CDATA[<p>Robot Humanoid di Vogue World: Milan Tuai Kritik Penonton Vogue World: Milan menjadi sorotan setelah robot humanoid tampil di atas runway dalam salah satu segmen pertunjukan. Kehadiran teknologi tersebut mempertemukan dunia mode dengan perkembangan robotika, tetapi juga memunculkan beragam kritik dari penonton. Robot humanoid buatan Unitree Robotics tampil dalam segmen bertajuk The Age of Intelligence. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/robot-humanoid-tampil-di-fashion-show-tuai-kritik/">Robot Humanoid Tampil di Fashion Show, Tuai Kritik</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Robot Humanoid di Vogue World: Milan Tuai Kritik Penonton</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vogue World: Milan menjadi sorotan setelah robot humanoid tampil di atas runway dalam salah satu segmen pertunjukan. Kehadiran teknologi tersebut mempertemukan dunia mode dengan perkembangan robotika, tetapi juga memunculkan beragam kritik dari penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot humanoid buatan Unitree Robotics tampil dalam segmen bertajuk The Age of Intelligence. Robot tersebut berjalan di sepanjang runway sambil berinteraksi dengan penonton yang menyaksikan pertunjukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://koran.pikiran-rakyat.com/news/pr-30310469846/batik-indonesia-tembus-pasar-global-siap-tampil-di-new-york-fashion-week">Batik Indonesia Tembus Pasar Global, Siap Tampil di New York Fashion Week</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemunculan robot sebenarnya sesuai dengan konsep besar Vogue World tahun ini. Pertunjukan tersebut mengangkat pertemuan antara tradisi craftsmanship Italia dan perkembangan teknologi modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, gagasan tersebut tidak sepenuhnya diterima dengan baik. Sejumlah penonton mempertanyakan relevansi robot dalam sebuah pertunjukan yang seharusnya menempatkan fashion dan kreativitas manusia sebagai pusat perhatian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot Unitree Tampil dalam Segmen The Age of Intelligence</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot humanoid dari Unitree Robotics mendapat bagian khusus dalam rangkaian Vogue World: Milan. Penampilannya ditempatkan pada segmen The Age of Intelligence yang mengangkat tema perkembangan teknologi dan masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot tersebut tidak hanya berdiri sebagai elemen dekorasi. Perangkat itu berjalan di runway dan melakukan interaksi dengan penonton selama pertunjukan berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan tersebut diiringi lagu L&#8217;Amour Toujours dari Gigi D&#8217;Agostino. Perpaduan musik, fashion, dan robot humanoid menciptakan pertunjukan yang berbeda dari format runway konvensional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut menggambarkan bagaimana teknologi mulai masuk lebih jauh ke dalam presentasi fashion. Namun, penggunaan robot juga membuka perdebatan mengenai batas antara inovasi teknologi dan esensi pertunjukan mode.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vogue World Gabungkan Fashion Italia dan Teknologi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vogue World: Milan dirancang dengan konsep yang menghubungkan sejarah fashion Italia dengan perkembangan masa depan. Pertunjukan tersebut dibagi menjadi lima babak yang menggambarkan perjalanan industri mode dari masa lalu menuju era mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran robot humanoid menjadi salah satu representasi dari fase yang berkaitan dengan perkembangan teknologi. Sementara itu, unsur tradisional Italia tetap menjadi bagian penting dalam keseluruhan konsep pertunjukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa teknologi tidak lagi hanya digunakan sebagai alat produksi. Dalam fashion modern, teknologi juga dapat menjadi bagian dari pengalaman visual dan cara sebuah koleksi dipresentasikan kepada publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, penerimaan terhadap penggunaan teknologi sangat bergantung pada konteksnya. Ketika elemen teknologi mengambil perhatian terlalu besar, sebagian penonton dapat mempertanyakan apakah inovasi tersebut masih mendukung fashion atau justru menggeser fokus pertunjukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penonton Pertanyakan Kehadiran Robot di Runway</p>



<p class="wp-block-paragraph">Respons terhadap penampilan robot humanoid tidak sepenuhnya positif. Sejumlah pengguna internet mempertanyakan alasan robot ditempatkan di atas runway, terutama karena robot tersebut tidak mengenakan pakaian seperti model pada umumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pengguna Reddit menulis, &#8220;Kenapa robot ada di sana? Mereka bahkan tidak memakai pakaian.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komentar tersebut mencerminkan salah satu kritik utama terhadap penampilan robot. Sebagian penonton menilai kehadiran mesin tersebut belum memiliki hubungan yang cukup jelas dengan produk fashion yang ditampilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kritik lain menyoroti kesan bahwa teknologi digunakan secara berlebihan dalam pertunjukan. Ada pula pengguna yang mempertanyakan perhatian besar terhadap robot dibandingkan proses kreatif dan tenaga manusia di balik sebuah koleksi fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perdebatan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam fashion tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis. Konteks artistik dan relevansinya terhadap karya tetap menjadi faktor yang diperhatikan oleh penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot Vogue World Dibandingkan dengan Karya Alexander McQueen</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan robot di Vogue World: Milan juga mengingatkan sebagian penonton pada eksperimen teknologi dalam pertunjukan Alexander McQueen. Desainer tersebut pernah menghadirkan robot industri dalam pertunjukan Spring/Summer 1999.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertunjukan tersebut, dua robot industri digunakan untuk menyemprotkan cat ke gaun putih yang dikenakan model Shalom Harlow. Teknologi menjadi bagian langsung dari proses artistik yang menghasilkan perubahan visual pada busana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut berbeda dengan penampilan robot humanoid di Vogue World: Milan. Dalam pertunjukan McQueen, mesin memiliki fungsi langsung terhadap proses kreatif dan transformasi pakaian yang dikenakan model.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbandingan tersebut kemudian menjadi bagian dari diskusi di kalangan penonton. Sebagian melihat penggunaan teknologi pada karya McQueen memiliki keterkaitan lebih kuat dengan fashion karena mesin berperan dalam menghasilkan karya tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi Robot Sudah Digunakan dalam Fashion Show</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan robot dalam pertunjukan fashion sebenarnya bukan hal baru. Sejumlah desainer dan rumah mode telah mengeksplorasi robotika sebagai bagian dari presentasi koleksi mereka dalam beberapa tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot humanoid juga pernah muncul dalam Seoul Fashion Week. Teknologi serupa digunakan dalam pertunjukan Greedilous untuk memberikan elemen futuristis pada presentasi koleksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eksperimen lain dilakukan Coperni dalam koleksi Autumn/Winter 2023 di Paris. Rumah mode tersebut menghadirkan lima robot anjing buatan Boston Dynamics sebagai bagian dari pertunjukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan teknologi tersebut menunjukkan adanya perubahan cara industri fashion membangun pengalaman runway. Model manusia kini dapat tampil berdampingan dengan robot, perangkat digital, hingga teknologi interaktif lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perdebatan Teknologi dan Kreativitas Manusia</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kontroversi robot humanoid di Vogue World: Milan memperlihatkan tantangan yang muncul ketika teknologi semakin sering digunakan dalam fashion. Inovasi dapat memberikan pengalaman baru, tetapi relevansi terhadap karya tetap menjadi pertimbangan penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi sebagian penonton, robot dapat menjadi simbol perkembangan industri fashion menuju masa depan. Namun, bagi pihak lain, teknologi tersebut perlu memiliki fungsi artistik yang lebih jelas agar tidak sekadar menjadi daya tarik visual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perdebatan ini kemungkinan akan terus muncul seiring berkembangnya robotika dan kecerdasan buatan dalam industri kreatif. Fashion tidak hanya berhadapan dengan perubahan teknologi produksi, tetapi juga perubahan cara karya dipresentasikan kepada publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemunculan robot humanoid di Vogue World: Milan akhirnya menjadi contoh bagaimana teknologi dapat menciptakan pengalaman runway sekaligus memicu diskusi. Respons penonton menunjukkan bahwa inovasi dalam fashion tetap membutuhkan konteks kreatif yang mampu menghubungkan teknologi dengan karya dan manusia di baliknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://lifestyle.kompas.com/read/2026/09/26/131301120/kami-hadirkan-pesona-bunga-liar-cosmos-dalam-koleksi-tenka-tian-di-fashion">Kami Hadirkan Pesona Bunga Liar Cosmos dalam Koleksi Tenka Tian di Fashion Nation Senayan City</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/robot-humanoid-tampil-di-fashion-show-tuai-kritik/">Robot Humanoid Tampil di Fashion Show, Tuai Kritik</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/robot-humanoid-tampil-di-fashion-show-tuai-kritik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dea Felicia, Hairstylist Indonesia di New York Fashion Week</title>
		<link>https://veltrixa.id/dea-felicia-hairstylist-indonesia-di-new-york-fashion-week/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/dea-felicia-hairstylist-indonesia-di-new-york-fashion-week/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 15:37:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Dea Felicia]]></category>
		<category><![CDATA[Hairstylist]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[New York Fashion Week]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=580</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dea Felicia Bawa Karier Hairstylist Indonesia ke New York Fashion Week Keputusan meninggalkan pekerjaan kantoran membawa Dea Felicia ke perjalanan karier yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Dari Indonesia, perempuan tersebut kini menjalani profesi hairstylist di New York dan terlibat dalam perhelatan New York Fashion Week atau NYFW. Baca Juga &#8220;26 Karya Mahasiswa ESMOD Jakarta [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/dea-felicia-hairstylist-indonesia-di-new-york-fashion-week/">Dea Felicia, Hairstylist Indonesia di New York Fashion Week</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dea Felicia Bawa Karier Hairstylist Indonesia ke New York Fashion Week</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Keputusan meninggalkan pekerjaan kantoran membawa Dea Felicia ke perjalanan karier yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.</mark> Dari Indonesia, perempuan tersebut kini menjalani profesi hairstylist di New York dan terlibat dalam perhelatan New York Fashion Week atau NYFW.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://lifestyle.bisnis.com/read/20260923/104/2005833/26-karya-mahasiswa-esmod-jakarta-tampil-di-fashion-nation-2026">26 Karya Mahasiswa ESMOD Jakarta Tampil di Fashion Nation 2026</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kiprah Dea di industri fashion internasional tidak lahir dari rencana yang langsung tersusun. Ia justru menemukan jalur tersebut setelah kembali menekuni ketertarikannya terhadap dunia rambut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada season Spring/Summer 2027, Dea mendapat kesempatan bekerja dalam 10 pertunjukan selama NYFW. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pencapaian penting setelah ia membangun karier sebagai hairstylist di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketertarikan pada Rambut Sudah Muncul Sejak Remaja</p>



<p class="wp-block-paragraph">Minat Dea terhadap dunia rambut sebenarnya telah muncul sejak masih duduk di bangku SMP. Ketertarikan tersebut bahkan sudah terlihat ketika ia masih kecil dan pernah mengikuti les yang berhubungan dengan rambut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, Dea belum menjadikan minat tersebut sebagai profesi ketika itu. Ia kemudian menjalani pekerjaan kantoran seperti kebanyakan pekerja sebelum akhirnya menyadari bahwa lingkungan tersebut tidak sesuai dengan dirinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dea mengatakan pengalaman bekerja di kantor membuatnya kembali memikirkan hal yang dapat memberikan kepuasan dalam hidup. Keputusan untuk mencari bidang baru akhirnya membuka jalan menuju profesi hairstylist.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Aku dulu kerja kantoran seperti orang biasa, you know, pekerjaan lainnya, tapi aku merasa nggak cocok dengan lingkup kerjanya,” kata Dea kepada iNews Media Group, Selasa (22/9/2026).</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dea Kembali Belajar Hairstyling pada Akhir 2023</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Pada akhir 2023, Dea mengambil keputusan untuk mendalami dunia fashion.</mark> Ia kembali menempuh pendidikan di Puspita Martha dengan fokus pada bidang yang berkaitan dengan fashion, khususnya hairstyling.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah menyelesaikan proses tersebut, Dea mulai menjalani profesi hairstylist secara penuh pada tahun berikutnya. Saat itu, ia sebenarnya memiliki gambaran karier yang berbeda dari jalur yang akhirnya ditempuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dea semula ingin mendirikan salon dan mengembangkan bisnis sendiri. <mark>Namun, sebuah test shoot mempertemukannya dengan sejumlah pekerja kreatif dan membuka peluang baru di industri fashion.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari proyek awal tersebut, Dea mulai memperoleh pekerjaan untuk pemotretan, runway, hingga kebutuhan komersial. Pengalaman itu perlahan membuatnya melihat hairstyling dari perspektif yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dunia Fashion Membuka Ruang Kreativitas</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Dea, pekerjaan hairstylist dalam industri fashion memberikan keleluasaan untuk mengeksplorasi ide. Ia tidak hanya mengerjakan rambut berdasarkan teknik, tetapi juga menerjemahkan konsep visual melalui gaya rambut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Dea, fashion memungkinkan dirinya menghasilkan tampilan rambut yang lebih eksperimental. Inspirasi dapat datang dari berbagai hal dan kemudian diterapkan sesuai kebutuhan sebuah proyek.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Di dunia fashion aku bisa membuat hairstyle yang out of the box menurut aku,” ujar Dea.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman di Indonesia menjadi bekal ketika Dea kemudian menghadapi lingkungan kerja yang lebih kompetitif di luar negeri. Ia membawa pengalaman tersebut saat memulai kembali jaringan profesionalnya di New York.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan Dea Felicia Membangun Karier di New York</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dea pindah ke New York pada 2026 setelah urusan visa selesai. Kepindahannya berkaitan dengan kehidupan personal karena suaminya merupakan pria yang lahir dan besar di New York.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski alasan awal kepindahan berkaitan dengan keluarga, Dea tetap membawa ambisi profesionalnya. Keinginan untuk mengembangkan karier di luar Indonesia sebenarnya telah lama berada dalam rencananya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sebenarnya it’s always, it’s been always in my mind kayak pengin pindah di luar dan menekuni karier di luar,” ungkap Dea.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah berada di New York, Dea kembali membangun jaringan dari awal. Ia aktif mencari informasi tentang proyek fashion, berkomunikasi dengan pekerja kreatif, serta memperkenalkan portofolionya kepada calon rekan kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Referral Menjadi Jalan Mendapatkan Proyek</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dea memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi mengenai kebutuhan hairstylist dalam berbagai proyek fashion. Ia juga mempelajari nama-nama hairstylist yang berperan sebagai key hairstylist dalam fashion show.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pencarian secara mandiri, rekomendasi dari sesama pekerja kreatif turut membuka peluang. Menurut Dea, hubungan profesional dan rasa kebersamaan di lingkungan kreatif New York menjadi salah satu faktor yang membantunya mendapatkan informasi pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Proses yang paling membantu adalah referral dari sesama pekerja kreatif,” kata Dea.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi mengenai sebuah proyek dapat berpindah melalui jaringan pekerja kreatif. Setelah memperoleh informasi, Dea menghubungi pihak terkait melalui email dan memperkenalkan pengalaman serta keahliannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Cara tersebut kemudian membawanya kepada berbagai kesempatan kerja di industri fashion New York.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Delapan Bulan di New York, Dea Ikut 10 Show NYFW</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekitar delapan bulan setelah menetap di New York, Dea memperoleh kesempatan bergabung dalam rangkaian NYFW untuk season Spring/Summer 2027.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya satu pertunjukan, ia terlibat dalam 10 show. Beberapa nama yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Collina Strada, Private Policy, Parsons Fashion School, Calph Gaea, Pamela Roland, Bless by Bless, SC Asenabor, Elena Velez, Shaw, dan Chloe Likspink.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Dea adalah ketika bekerja dalam show Collina Strada.</mark> Pertunjukan tersebut menjadi salah satu show terakhir yang ia ikuti pada season tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan dalam sejumlah show memberi Dea pengalaman bekerja dalam ekosistem fashion yang memiliki ritme sangat cepat. Ia harus beradaptasi dengan standar kerja dan koordinasi tim yang berbeda dari proyek yang pernah dijalaninya di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tantangan Hairstylist di Balik Panggung NYFW</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bekerja di balik panggung fashion show membutuhkan kecepatan dan ketelitian. Dea mengungkapkan bahwa tim memiliki waktu terbatas untuk menyelesaikan rambut dan persiapan model sebelum pertunjukan dimulai.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Dalam kondisi tertentu, seluruh persiapan harus selesai sekitar dua jam.</mark> Pada waktu yang sama, tim juga perlu menyesuaikan pekerjaan dengan jadwal dress rehearsal.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Tantangan terbesar adalah mengerjakan rambut sesuai dengan moodboard dalam waktu 2 jam,” jelas Dea.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kecepatan kerja membuat satu model terkadang ditangani oleh dua hingga tiga hairstylist. Pembagian tugas tersebut membantu tim menyelesaikan seluruh kebutuhan rambut sesuai konsep dan batas waktu yang tersedia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja Tim Menjadi Keterampilan Penting</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman Dea di NYFW membuatnya melihat bahwa kemampuan hairstyling bukan satu-satunya hal yang diperlukan. Koordinasi dengan anggota tim juga menjadi bagian penting dalam menyelesaikan pekerjaan di belakang panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap hairstylist perlu memahami arahan dan konsep yang telah ditentukan. Mereka juga harus mampu menyesuaikan pekerjaan ketika situasi di backstage berubah dengan cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran baru bagi Dea. Ia dapat mengembangkan kemampuan teknis sekaligus memahami pola kerja dalam produksi fashion berskala internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dea Felicia Ingin Terus Berkarya di Industri Fashion AS</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Perjalanan Dea sebagai hairstylist di New York masih terus berlangsung.</mark> Ia mengaku belum merasa ingin meninggalkan bidang tersebut meskipun harus menghadapi berbagai tantangan selama membangun karier di lingkungan baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://rri.co.id/saumlaki/regional/2750434/dekranasda-dorong-inovasi-pewarna-alami-dan-fashion-moderen-tenun-tanimbar">Dekranasda Dorong Inovasi Pewarna Alami dan Fashion Moderen Tenun Tanimbar</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/dea-felicia-hairstylist-indonesia-di-new-york-fashion-week/">Dea Felicia, Hairstylist Indonesia di New York Fashion Week</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/dea-felicia-hairstylist-indonesia-di-new-york-fashion-week/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nasha Putri Pasha Ungu Tampil di Fashion Show</title>
		<link>https://veltrixa.id/nasha-putri-pasha-ungu-tampil-di-fashion-show/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/nasha-putri-pasha-ungu-tampil-di-fashion-show/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 15:26:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Nasha Putri]]></category>
		<category><![CDATA[Pasha Ungu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=576</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nasha Anaya Mulai Eksplorasi Dunia Modeling Lewat Fashion Show Nasha Anaya, putri Pasha Ungu dan Okie Agustina, tengah mendapat perhatian setelah tampil dalam sebuah fashion show. Momen tersebut menjadi bagian dari aktivitas Nasha yang mulai serius mengeksplorasi dunia modeling. Alih-alih mengikuti jejak ayahnya sebagai penyanyi, Nasha memilih bidang yang berbeda. Ia mulai membangun pengalaman di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/nasha-putri-pasha-ungu-tampil-di-fashion-show/">Nasha Putri Pasha Ungu Tampil di Fashion Show</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Nasha Anaya Mulai Eksplorasi Dunia Modeling Lewat Fashion Show</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nasha Anaya, putri Pasha Ungu dan Okie Agustina, tengah mendapat perhatian setelah tampil dalam sebuah fashion show. Momen tersebut menjadi bagian dari aktivitas Nasha yang mulai serius mengeksplorasi dunia modeling.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alih-alih mengikuti jejak ayahnya sebagai penyanyi, Nasha memilih bidang yang berbeda. Ia mulai membangun pengalaman di depan kamera dan panggung melalui aktivitas modeling.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut juga bukan pengalaman pertamanya di dunia model. Sebelumnya, Nasha berhasil masuk sebagai salah satu finalis Gadis Sampul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan Nasha Anaya di Dunia Modeling</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama Nasha Anaya dikenal sebagai salah satu anak Pasha Ungu dari pernikahannya dengan Okie Agustina. Kini, ia mulai memiliki aktivitas sendiri di industri hiburan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Modeling menjadi bidang yang dipilih Nasha untuk mengembangkan potensinya. Keputusan tersebut membuat perjalanan kariernya memiliki warna berbeda dibandingkan sang ayah yang lebih dikenal lewat musik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesempatan menjadi finalis Gadis Sampul menjadi salah satu pengalaman yang mendukung langkah Nasha. Ajang tersebut dapat menjadi ruang untuk mengenal aktivitas modeling sekaligus meningkatkan pengalaman tampil di hadapan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://hot.detik.com/celeb/d-8675413/perasaan-bella-shofie-lihat-putri-rigan-lulus-kuliah-fashion-marketing">Perasaan Bella Shofie Lihat Putri Rigan Lulus Kuliah Fashion Marketing</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nasha Tampil Membawakan Busana di Catwalk</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman terbaru Nasha hadir ketika dirinya mendapat kesempatan tampil dalam fashion show. Ia berjalan di atas catwalk untuk memperagakan busana dalam acara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi seorang model, fashion show bukan sekadar tampil mengenakan pakaian. Model perlu membawakan busana sesuai konsep peragaan serta menjaga gestur dan pembawaan selama berada di atas panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesempatan tersebut menjadi pengalaman tambahan bagi Nasha dalam mengenal aktivitas modeling secara langsung. Penampilan di catwalk juga dapat memperkaya pengalaman yang telah diperolehnya dari kegiatan sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dukungan Keluarga Warnai Langkah Nasha di Dunia Hiburan</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan Nasha memasuki dunia modeling turut mendapat perhatian keluarga. Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi bagian yang menyertai aktivitasnya ketika mulai mencoba bidang hiburan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran keluarga dalam perjalanan karier seorang anak dapat memberikan dorongan tersendiri. Hal tersebut juga terlihat ketika Nasha mendapat kesempatan menunjukkan kemampuannya di atas catwalk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nasha Tidak Mengikuti Jalur Musik Sang Ayah</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasha Ungu telah lama dikenal melalui kiprahnya sebagai vokalis. Nasha justru mengambil pilihan berbeda dengan menekuni modeling sebagai bidang yang ingin dikembangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan tersebut membuat Nasha memiliki ruang untuk membangun identitasnya sendiri di industri hiburan. Ia dapat mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang diminatinya tanpa harus mengikuti jalur profesi sang ayah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dunia modeling juga menawarkan pengalaman yang berbeda dari industri musik. Nasha perlu membangun kemampuan tampil, menjaga penampilan, serta memahami karakter busana yang dibawakan dalam setiap kesempatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman Gadis Sampul Menjadi Bagian dari Perjalanan Nasha</p>



<p class="wp-block-paragraph">Status sebagai finalis Gadis Sampul menjadi salah satu catatan dalam perjalanan Nasha. Pengalaman tersebut hadir sebelum dirinya memperoleh kesempatan tampil dalam fashion show.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap kesempatan di dunia modeling dapat menjadi proses pembelajaran bagi model yang sedang membangun karier. Pengalaman tampil di depan publik juga dapat membantu seseorang memahami tuntutan pekerjaan di industri tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nasha kini mulai memperlihatkan ketertarikannya terhadap modeling melalui sejumlah pengalaman. Penampilannya di fashion show menjadi salah satu momen yang menandai proses tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah Awal Nasha Membangun Karier Modeling</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan Nasha di industri hiburan masih berada pada tahap awal. Karena itu, pengalaman sebagai finalis Gadis Sampul dan tampil di catwalk menjadi bagian dari proses membangun portofolionya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan Nasha untuk menekuni modeling memperlihatkan bahwa ia memiliki jalur sendiri di tengah keluarga yang memiliki latar belakang dunia hiburan. Perkembangan kariernya ke depan akan menjadi bagian menarik dari perjalanan Nasha sebagai talenta muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.antaranews.com/foto/5755457/desainer-dan-model-dari-15-negara-ramaikan-bali-international-fashion-week-2026">Desainer dan model dari 15 negara ramaikan Bali International Fashion Week 2026</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/nasha-putri-pasha-ungu-tampil-di-fashion-show/">Nasha Putri Pasha Ungu Tampil di Fashion Show</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/nasha-putri-pasha-ungu-tampil-di-fashion-show/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karya Mahasiswa Fashion BINUS Tampil di Hong Kong</title>
		<link>https://veltrixa.id/karya-mahasiswa-fashion-binus-tampil-di-hong-kong/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/karya-mahasiswa-fashion-binus-tampil-di-hong-kong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:13:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Hong Kong]]></category>
		<category><![CDATA[Karya]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Fashion BINUS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=550</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karya Mahasiswa Fashion BINUS Tampil di Panggung Internasional Hong KongSejumlah karya mahasiswa Fashion Program BINUS University mendapat kesempatan tampil dalam Hong Kong Centerstage Exhibition dan fashion show bertajuk “Roots to Rhythm” di Hong Kong. Baca Juga &#8220;Fashion Karya Mahasiswa Indonesia Mejeng di Panggung Internasional&#8220; Partisipasi ini membawa gagasan desain mahasiswa ke audiens internasional. Karya yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/karya-mahasiswa-fashion-binus-tampil-di-hong-kong/">Karya Mahasiswa Fashion BINUS Tampil di Hong Kong</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Karya Mahasiswa Fashion BINUS Tampil di Panggung Internasional Hong Kong<br>Sejumlah karya mahasiswa Fashion Program BINUS University mendapat kesempatan tampil dalam Hong Kong Centerstage Exhibition dan fashion show bertajuk “Roots to Rhythm” di Hong Kong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://women.okezone.com/read/2026/09/11/194/3241407/fashion-karya-mahasiswa-indonesia-mejeng-di-panggung-internasional">Fashion Karya Mahasiswa Indonesia Mejeng di Panggung Internasional</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Partisipasi ini membawa gagasan desain mahasiswa ke audiens internasional. Karya yang ditampilkan juga mengangkat eksplorasi budaya, identitas, material, bentuk, serta perkembangan fashion kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya menekankan kemampuan teknis. Mereka juga memperoleh kesempatan memahami bagaimana karya fashion berinteraksi dengan konteks budaya dan industri global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eksplorasi Identitas Indonesia dalam Karya Fashion<br>Hong Kong Centerstage Exhibition menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk memperlihatkan hasil eksplorasi desain. Beragam karya hadir dengan pendekatan yang mencerminkan gagasan personal dan referensi budaya yang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ragam Karya Mahasiswa yang Dipamerkan<br>Sejumlah karya yang ditampilkan dalam pameran tersebut meliputi “La Città di Smeraldo”, “Barnacles”, “Peranakan Chinese Betawi”, “RE.ORD”, “Musubi”, “Hua”, dan “Linked”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karya lainnya mencakup “RAW: Jamet Subculture”, “Accordion Bloom”, “Flesh &amp; Form”, “Bound &amp; Becoming”, “Rebloom”, “Intersect”, serta “La Brezza”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keragaman tersebut menunjukkan bagaimana mahasiswa mengembangkan konsep fashion melalui berbagai pendekatan. Eksplorasi tidak hanya berfokus pada tampilan akhir, tetapi juga pada gagasan, material, bentuk, dan konteks yang melatarbelakanginya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Roots to Rhythm” Terjemahkan Budaya ke Fashion Kontemporer<br>Selain pameran, mahasiswa Fashion BINUS University turut berpartisipasi dalam peragaan busana “Roots to Rhythm”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengolah Inspirasi Lokal Menjadi Desain Modern<br>Konsep “Roots to Rhythm” mengangkat hubungan antara akar budaya dan identitas dengan ekspresi fashion kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui karya yang ditampilkan, mahasiswa mengeksplorasi bagaimana inspirasi dari lingkungan dan budaya Indonesia dapat diterjemahkan ke dalam desain yang relevan dengan perkembangan fashion masa kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempertahankan konteks identitas lokal sekaligus mengembangkan bahasa desain yang dapat dipahami oleh audiens internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa Mendapat Pengalaman Industri Fashion Global<br>Sejumlah mahasiswa yang karyanya terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut antara lain Kayleen Natasha Lukito, Faiza Khashia Latifa Buwono, Shahraz Qabila Parsa, Yiesha Akiela Martiza, dan Faeyza Dima Kamila.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama lainnya adalah Maesya Aliya Raisabela, Shanelle Callista Hendra, dan Naomi Hilya Kartika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan mereka memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana sebuah karya dipresentasikan di lingkungan fashion internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman Internasional Perluas Perspektif Desain<br>Head of Fashion Program BINUS University Ratna Dewi Paramita mengatakan kesempatan tersebut membantu mahasiswa memahami hubungan antara proses pendidikan dan industri fashion global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin memberdayakan generasi baru desainer fashion Indonesia agar tidak hanya memiliki kemampuan kreatif, tetapi juga keberanian untuk mengambil tempat di panggung dunia,” ujar Ratna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kesempatan tampil di Hong Kong menunjukkan bahwa karya yang lahir dari proses pembelajaran di kampus dapat memperoleh ruang di lingkungan industri fashion internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ratna juga menilai pengalaman internasional penting untuk membangun perspektif mahasiswa. Interaksi dengan lingkungan baru dapat membantu mereka memahami bagaimana sebuah karya berkomunikasi dengan audiens yang memiliki latar belakang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendidikan Fashion Menggabungkan Kreativitas dan Pengalaman Global<br>Keterlibatan dalam pameran dan peragaan busana internasional mencerminkan pendekatan pembelajaran yang mempertemukan aspek akademik, kreativitas, industri, dan pengalaman global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan desain. Mereka juga perlu memahami konteks karya, mengembangkan konsep, membangun portofolio, serta mengomunikasikan gagasan kepada publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Portofolio Menjadi Modal Memasuki Industri<br>Pengalaman mempresentasikan karya di luar negeri dapat menjadi bagian dari proses pembentukan portofolio mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Portofolio yang kuat dapat membantu calon desainer menunjukkan kemampuan konseptual dan teknis. Pengalaman internasional juga dapat memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai standar presentasi dan dinamika industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi pendidikan fashion, ruang seperti pameran dan fashion show internasional dapat mempertemukan proses akademik dengan kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karya Mahasiswa Indonesia Berpeluang Menjangkau Audiens Global<br>Kehadiran karya mahasiswa Fashion BINUS University di Hong Kong menunjukkan bahwa identitas lokal dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan desain kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman tersebut juga memperlihatkan pentingnya pendidikan fashion yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan lingkungan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pengalaman serupa dapat membantu mahasiswa membangun kepercayaan diri, memperluas jejaring, dan memahami perkembangan industri fashion global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, panggung internasional tidak hanya menjadi tempat untuk menampilkan karya. Ruang tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menguji gagasan, memperkenalkan perspektif Indonesia, dan mempersiapkan diri menghadapi industri fashion yang semakin terhubung secara global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://rri.co.id/en/lifestyle/2721536/binus-fashion-students-showcase-indonesian-designs-in-hong-kong">BINUS Fashion Students Showcase Indonesian Designs in Hong Kong</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/karya-mahasiswa-fashion-binus-tampil-di-hong-kong/">Karya Mahasiswa Fashion BINUS Tampil di Hong Kong</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/karya-mahasiswa-fashion-binus-tampil-di-hong-kong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Talenta Cilik Tampil di Fashion Show PURANA KIDS SS27</title>
		<link>https://veltrixa.id/talenta-cilik-tampil-di-fashion-show-purana-kids-ss27/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/talenta-cilik-tampil-di-fashion-show-purana-kids-ss27/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 15:15:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[PURANA KIDS SS27]]></category>
		<category><![CDATA[Talenta Cilik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=522</guid>

					<description><![CDATA[<p>Talenta Cilik Tampil Percaya Diri di Fashion Show PURANA KIDS SS27Grand Closing Fashion Show PURANA Spring/Summer 2027 (SS27) Kids berlangsung meriah di Main Atrium, East Mall Level 1, Grand Indonesia, Jakarta, Minggu (23/8/2026). Acara tersebut menjadi penutup rangkaian PURANA17: Renjana Perca sekaligus memperkenalkan lini busana anak PURANA KIDS. Baca Juga &#8220;Librarian Chic, Saat Gaya Pustakawan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/talenta-cilik-tampil-di-fashion-show-purana-kids-ss27/">Talenta Cilik Tampil di Fashion Show PURANA KIDS SS27</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><mark>Talenta Cilik Tampil Percaya Diri di Fashion Show PURANA KIDS SS27</mark><br>Grand Closing Fashion Show PURANA Spring/Summer 2027 (SS27) Kids berlangsung meriah di Main Atrium, East Mall Level 1, Grand Indonesia, Jakarta, Minggu (23/8/2026). Acara tersebut menjadi penutup rangkaian PURANA17: Renjana Perca sekaligus memperkenalkan lini busana anak PURANA KIDS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8278763/librarian-chic-saat-gaya-pustakawan-berubah-jadi-tren-fashion-yang-stylish">Librarian Chic, Saat Gaya Pustakawan Berubah Jadi Tren Fashion yang Stylish</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain koleksi terbaru, para model cilik menjadi salah satu perhatian utama dalam peragaan tersebut. Mereka tampil di atas runway dengan percaya diri sambil memperagakan busana yang membawa unsur kreativitas dan budaya Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran anak-anak di panggung juga memberikan warna berbeda dalam fashion show. Mereka tidak hanya berperan sebagai model, tetapi memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keberanian, ekspresi diri, dan pengalaman tampil di depan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model Cilik Tampil di Runway dengan Percaya Diri<br>Para model cilik yang tampil dalam PURANA KIDS SS27 merupakan pemenang ajang Purana Kids Model Search. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memperagakan koleksi terbaru di hadapan tamu undangan dan pengunjung Grand Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski masih berusia muda, para talenta tersebut mampu menunjukkan karakter masing-masing ketika berjalan di runway. Sebagian tampil dengan ekspresi tenang dan elegan, sementara lainnya membawa suasana ceria melalui senyum serta gestur yang lebih ekspresif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perbedaan karakter tersebut justru membuat peragaan busana terasa lebih hidup. Setiap anak memiliki cara tersendiri dalam menunjukkan kepercayaan diri saat berada di atas panggung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesempatan seperti ini juga dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak. Mereka belajar menghadapi perhatian banyak orang dan mengikuti arahan selama proses persiapan hingga pertunjukan berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fashion Show Menjadi Ruang Ekspresi Anak<br>Bagi anak, kegiatan fashion show tidak hanya berkaitan dengan pakaian. Pengalaman berada di atas panggung dapat menjadi ruang untuk mengenali karakter dan mengekspresikan diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak belajar menggunakan bahasa tubuh, ekspresi wajah, serta gerakan ketika berjalan di runway. Mereka juga perlu memahami instruksi dan menyesuaikan diri dengan suasana acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses tersebut dapat membantu anak menjadi lebih terbiasa berada di lingkungan baru. Dukungan dari orang tua, pelatih, dan lingkungan sekitar juga berperan penting dalam menciptakan pengalaman yang positif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepercayaan diri tidak muncul secara instan. Anak membutuhkan kesempatan untuk mencoba, melakukan kesalahan, menerima arahan, kemudian kembali mencoba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pengalaman tampil dalam acara kreatif seperti fashion show sebaiknya tidak hanya dinilai berdasarkan hasil akhir. Proses yang dijalani anak juga menjadi bagian penting dari perkembangan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PURANA KIDS Dekatkan Wastra dengan Generasi Muda<br>Peluncuran PURANA KIDS SS27 juga membawa pesan mengenai pengenalan budaya Indonesia kepada generasi muda. Koleksi yang ditampilkan mengambil inspirasi dari kekayaan seni dan wastra Nusantara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membuat unsur budaya hadir dalam bentuk yang lebih dekat dengan dunia anak. Pakaian tidak hanya menjadi bagian dari penampilan, tetapi juga dapat menjadi media untuk mengenalkan motif, warna, dan identitas budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Co-Founder &amp; CEO Purana Group, Andarina Sumarno, menjelaskan bahwa kehadiran PURANA KIDS dilandasi keinginan untuk meneruskan nilai budaya kepada generasi penerus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya mengenalkan budaya sejak dini dapat membantu anak memahami bahwa warisan tradisional tetap memiliki tempat dalam kehidupan modern. Fashion menjadi salah satu medium yang memungkinkan pesan tersebut disampaikan secara lebih kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses Persiapan Melatih Disiplin dan Keberanian<br>Penampilan di runway membutuhkan persiapan yang tidak sederhana. Para model cilik perlu mengikuti latihan, memahami koreografi, memperhatikan arahan, serta menyesuaikan diri dengan busana yang dikenakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses tersebut secara tidak langsung mengajarkan anak tentang disiplin dan tanggung jawab. Mereka belajar bahwa sebuah penampilan membutuhkan persiapan sebelum akhirnya ditampilkan kepada publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak juga dapat belajar mengelola rasa gugup. Berada di depan banyak orang tentu menjadi pengalaman baru bagi sebagian anak, sehingga dukungan dari orang dewasa diperlukan agar mereka merasa aman dan nyaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika anak berhasil menyelesaikan penampilan, pengalaman tersebut dapat memberikan rasa bangga. Perasaan positif itu dapat menjadi dorongan untuk mencoba pengalaman baru di kemudian hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kepercayaan diri anak sebaiknya tetap dibangun tanpa memberikan tuntutan berlebihan. Tujuan utama kegiatan kreatif adalah memberikan pengalaman positif, bukan memaksa anak mencapai standar tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Talenta Cilik Beri Warna pada PURANA KIDS SS27<br>Para model cilik menjadi bagian penting dalam keberlangsungan fashion show PURANA KIDS SS27. Keceriaan, ekspresi, dan keberanian mereka membuat suasana acara terasa lebih hangat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa anak dapat mengambil bagian dalam industri kreatif melalui ruang yang sesuai dengan usia mereka. Fashion dapat menjadi sarana untuk mengenalkan seni, budaya, dan ekspresi diri secara menyenangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi para pemenang Purana Kids Model Search, kesempatan tampil di Grand Indonesia juga menjadi pengalaman untuk mengenal dunia fashion secara langsung. Mereka tidak hanya mengenakan koleksi, tetapi juga merasakan proses sebuah pertunjukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan anak dalam kegiatan kreatif tetap membutuhkan pendampingan yang tepat. Orang tua dan penyelenggara perlu memastikan anak mendapatkan waktu istirahat, arahan yang sesuai, serta lingkungan yang mendukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PURANA KIDS SS27 Hadirkan Fashion dan Nilai Budaya<br>Grand Closing Fashion Show PURANA SS27 Kids memperlihatkan bahwa peragaan busana anak dapat membawa lebih dari sekadar tren. Kehadiran talenta cilik memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi sekaligus memperkenalkan unsur budaya Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koleksi PURANA KIDS juga menjadi bagian dari upaya menghubungkan warisan budaya dengan generasi muda melalui pendekatan yang lebih modern. Sementara itu, pengalaman para model cilik menunjukkan pentingnya kesempatan dan dukungan dalam membangun keberanian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, ruang kreatif yang melibatkan anak dapat terus dikembangkan dengan mengutamakan pengalaman yang aman, menyenangkan, dan sesuai usia. Dengan pendekatan tersebut, fashion tidak hanya menjadi panggung untuk tampil, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/ObzRLxgb-rekomendasi-11-kampus-fashion-terbaik-di-dunia-pilihan-program-dan-biaya-kuliah">Rekomendasi 11 Kampus Fashion Terbaik di Dunia: Pilihan Program dan Biaya Kuliah</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/talenta-cilik-tampil-di-fashion-show-purana-kids-ss27/">Talenta Cilik Tampil di Fashion Show PURANA KIDS SS27</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/talenta-cilik-tampil-di-fashion-show-purana-kids-ss27/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fashion Activism: Saat Pakaian Menjadi Alat Perubahan</title>
		<link>https://veltrixa.id/fashion-activism-saat-pakaian-menjadi-alat-perubahan/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/fashion-activism-saat-pakaian-menjadi-alat-perubahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 15:11:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Activism]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fashion Activism Jadikan Pakaian sebagai Medium PerubahanFashion tidak hanya berkaitan dengan tren, warna, atau potongan pakaian. Pilihan busana juga dapat menyampaikan identitas, nilai, dan sikap seseorang terhadap isu tertentu. Dalam perkembangannya, pakaian bahkan menjadi medium untuk menyuarakan persoalan sosial, politik, budaya, dan lingkungan. Fenomena tersebut dikenal sebagai fashion activism, yaitu penggunaan fashion untuk menyampaikan pesan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/fashion-activism-saat-pakaian-menjadi-alat-perubahan/">Fashion Activism: Saat Pakaian Menjadi Alat Perubahan</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Fashion Activism Jadikan Pakaian sebagai Medium Perubahan<br>Fashion tidak hanya berkaitan dengan tren, warna, atau potongan pakaian. Pilihan busana juga dapat menyampaikan identitas, nilai, dan sikap seseorang terhadap isu tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam perkembangannya, pakaian bahkan menjadi medium untuk menyuarakan persoalan sosial, politik, budaya, dan lingkungan. Fenomena tersebut dikenal sebagai fashion activism, yaitu penggunaan fashion untuk menyampaikan pesan sekaligus membangun kesadaran publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika seseorang mengenakan pakaian dengan simbol atau pesan tertentu, busana tersebut dapat menjadi bagian dari komunikasi visual. Pesan itu bisa memicu percakapan, menunjukkan solidaritas, atau mendorong orang lain memahami isu yang sedang diperjuangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apa Itu Fashion Activism?<br>Fashion activism merupakan praktik menggunakan pakaian, aksesori, desain, serta industri fashion sebagai sarana menyampaikan pandangan atau mendorong perubahan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://women.okezone.com/read/2026/08/27/194/3238507/asia-fashion-show-2026-perkuat-kolaborasi-industri-fashion-indonesia-china">Asia Fashion Show 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Fashion Indonesia-China</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bentuknya sangat beragam. Seseorang dapat menggunakan kaus berslogan, warna tertentu, simbol gerakan, atau produk yang dibuat dengan prinsip keberlanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fashion activism juga dapat muncul melalui kritik terhadap industri fashion. Isu seperti kondisi kerja buruh, upah layak, dampak lingkungan, keberagaman tubuh, dan representasi kelompok tertentu sering menjadi bagian dari gerakan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Artinya, fashion activism tidak selalu berarti mengenakan pakaian dengan tulisan politik. Keputusan memilih produk lokal, pakaian vintage, atau busana preloved juga dapat membawa nilai tertentu ketika dilakukan dengan kesadaran terhadap isu konsumsi dan keberlanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejarah Fashion sebagai Media Perjuangan<br>Penggunaan pakaian sebagai simbol perjuangan bukan fenomena baru. Salah satu contoh terkenal muncul dari gerakan suffragette pada awal abad ke-20.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelompok yang memperjuangkan hak pilih perempuan menggunakan warna ungu, putih, dan hijau sebagai bagian dari identitas visual gerakan. Warna tersebut membantu menciptakan simbol kolektif yang mudah dikenali di ruang publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh lainnya datang dari desainer Inggris Katharine Hamnett. Pada 1984, ia mengenakan kaus bertuliskan “58% DON’T WANT PERSHING” ketika bertemu Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksi tersebut menunjukkan bagaimana sebuah pakaian dapat menjadi pernyataan politik. Pesan yang tercetak pada kaus memungkinkan sebuah pertemuan resmi sekaligus menjadi ruang penyampaian kritik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Contoh historis tersebut memperlihatkan bahwa pakaian memiliki kemampuan menyampaikan pesan tanpa membutuhkan penjelasan panjang. Simbol visual dapat menarik perhatian dan membuat isu tertentu masuk ke ruang percakapan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">OOTD Bisa Membawa Pesan Sosial<br>Fashion activism tidak harus membuat penampilan terlihat formal atau terlalu serius. Konsep tersebut dapat diterapkan dalam outfit sehari-hari dengan memilih satu atau dua elemen yang memiliki pesan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Statement T-shirt dapat menjadi pilihan sederhana. Kaus dengan pesan mengenai lingkungan, kesetaraan, atau isu kemanusiaan dapat dipadukan dengan jeans, blazer, rok, atau sneakers.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksesori juga dapat menjadi elemen pendukung. Tote bag, pin, gelang, scarf, atau perhiasan dengan simbol tertentu dapat menyampaikan pesan tanpa mendominasi keseluruhan penampilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan material juga bisa mencerminkan nilai yang ingin disampaikan. Pakaian preloved, vintage, atau produk dari perajin lokal dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin lebih memperhatikan aspek konsumsi dan keberlanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, penting untuk memahami cerita di balik produk. Fashion activism akan kehilangan makna jika seseorang hanya menggunakan simbol karena sedang populer tanpa mengetahui konteks sosial atau sejarahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pakaian Membangun Identitas Kolektif<br>Kekuatan fashion activism terletak pada kemampuannya membuat pesan terlihat. Ketika sebuah simbol digunakan oleh banyak orang, pakaian dapat menciptakan identitas visual yang memperkuat rasa kebersamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warna, slogan, atau aksesori tertentu dapat menjadi penanda bahwa seseorang mendukung sebuah gerakan. Penggunaan simbol secara bersama-sama kemudian membentuk solidaritas yang lebih mudah dikenali masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Media sosial turut memperluas jangkauan pesan tersebut. Foto outfit dapat menyebarkan simbol atau kampanye kepada audiens yang lebih besar daripada orang-orang yang melihatnya secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, visibilitas tidak selalu sama dengan dampak. Sebuah kampanye fashion baru memiliki nilai aktivisme yang lebih kuat ketika pesan visual tersebut terhubung dengan tindakan nyata, edukasi, penggalangan dukungan, atau perubahan perilaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fashion Activism dan Industri Berkelanjutan<br>Aktivisme dalam fashion juga semakin berkaitan dengan persoalan lingkungan. Industri mode menghadapi berbagai tantangan, termasuk penggunaan sumber daya, limbah tekstil, serta pola konsumsi yang mendorong pembelian pakaian secara berlebihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, sebagian konsumen mulai mempertimbangkan usia pakai produk, bahan yang digunakan, proses produksi, serta kondisi pekerja di balik sebuah pakaian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membuat aktivitas memilih pakaian menjadi lebih reflektif. Konsumen tidak hanya bertanya apakah sebuah produk terlihat menarik, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana produk tersebut dibuat dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, klaim keberlanjutan tetap perlu diperiksa secara kritis. Label seperti “eco-friendly” atau “sustainable” tidak otomatis membuktikan bahwa seluruh proses produksi sebuah produk telah memenuhi prinsip lingkungan dan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Simbol Harus Diikuti Pemahaman<br>Fashion memang mampu menyampaikan pesan secara cepat, tetapi simbol tidak selalu memiliki makna yang sama bagi setiap orang. Konteks budaya, sejarah, dan politik dapat memengaruhi cara sebuah pakaian dipahami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pengguna fashion activism sebaiknya memahami latar belakang simbol yang digunakan. Pengetahuan tersebut membantu menghindari penggunaan simbol secara keliru atau sekadar menjadikannya aksesori mengikuti tren.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal serupa berlaku ketika seseorang membeli produk yang membawa klaim sosial atau lingkungan. Konsumen dapat melihat informasi mengenai bahan, proses produksi, asal produk, serta komitmen produsen sebelum mengambil keputusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membuat fashion activism tidak berhenti pada penampilan. Pakaian menjadi pintu masuk menuju kesadaran yang lebih luas mengenai pilihan konsumsi dan persoalan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fashion sebagai Bahasa Visual<br>Fashion activism memperlihatkan bahwa pakaian dapat berfungsi sebagai bahasa visual. Warna, desain, bahan, slogan, dan cara seseorang mengenakan busana dapat membawa pesan yang melampaui fungsi praktis pakaian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kekuatan tersebut tetap bergantung pada konteks dan tindakan. Pakaian dapat menarik perhatian, tetapi perubahan membutuhkan keterlibatan yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, fashion activism sebaiknya dipandang sebagai salah satu cara untuk membuka percakapan. Sebuah kaus, aksesori, atau pilihan produk mungkin menjadi langkah awal untuk mengenalkan sebuah isu kepada orang lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, fashion tidak harus memilih antara menjadi gaya atau menjadi pernyataan. Keduanya dapat berjalan bersamaan selama pemakainya memahami nilai di balik pilihan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan yang lebih sadar, OOTD tidak hanya menjadi cara menunjukkan selera. Penampilan juga dapat menjadi medium untuk menyampaikan nilai, mendukung komunitas, dan mendorong percakapan mengenai perubahan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.popbela.com/fashion/style-trends/purana-rayakan-17-tahun-lewat-renjana-perca-angkat-semangat-fashion-sirkular-00-p4hpf-vg552d">PURANA Rayakan 17 Tahun Lewat Renjana Perca, Angkat Semangat Fashion Sirkular</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/fashion-activism-saat-pakaian-menjadi-alat-perubahan/">Fashion Activism: Saat Pakaian Menjadi Alat Perubahan</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/fashion-activism-saat-pakaian-menjadi-alat-perubahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Prawirotaman 2026 Bidik Turis Asing Lewat Batik</title>
		<link>https://veltrixa.id/festival-prawirotaman-2026-bidik-turis-asing-lewat-batik/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/festival-prawirotaman-2026-bidik-turis-asing-lewat-batik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 15:56:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Prawirotaman 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Turis Asing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=515</guid>

					<description><![CDATA[<p>Festival Prawirotaman 2026 Dorong Kunjungan Wisatawan MancanegaraPemerintah Kota Yogyakarta mendorong Festival Prawirotaman 2026 menjadi salah satu daya tarik baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Festival tersebut berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 di kawasan Jalan Prawirotaman, Kota Yogyakarta. Festival Prawirotaman 2026 memadukan budaya, batik, fashion, kuliner, dan ekonomi kreatif. Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman wisata [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/festival-prawirotaman-2026-bidik-turis-asing-lewat-batik/">Festival Prawirotaman 2026 Bidik Turis Asing Lewat Batik</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Festival Prawirotaman 2026 Dorong Kunjungan Wisatawan Mancanegara<br>Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong Festival Prawirotaman 2026 menjadi salah satu daya tarik baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Festival tersebut berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 di kawasan Jalan Prawirotaman, Kota Yogyakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival Prawirotaman 2026 memadukan budaya, batik, fashion, kuliner, dan ekonomi kreatif. Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam sekaligus memperkuat karakter Prawirotaman sebagai kawasan wisata yang dikenal wisatawan asing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu agenda utama festival adalah Fashion on the Street. Peragaan busana tersebut mengangkat tema “Contemporary Art Batik Evolution – Milenial Batik Revolution” dengan menampilkan karya desainer dan brand yang mengembangkan batik dalam pendekatan kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemkot Yogyakarta Jadikan Festival sebagai Penggerak Pariwisata<br>Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Kadri Renggana mengatakan Festival Prawirotaman tidak sekadar menjadi kegiatan hiburan. Pemerintah melihat festival tersebut sebagai ruang untuk mengembangkan kreativitas generasi muda sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.idntimes.com/life/inspiration/detail-fashion-mewah-ayu-tingting-saat-kondangan-00-hprr8-lvy6q0">Detail Fashion Mewah Ayu Ting Ting saat Kondangan, Harga Tas Rp75 Juta</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Batik hadir dengan cara yang lebih segar. Anak-anak muda mendapatkan ruang untuk berkarya. Pelaku usaha dan UMKM ikut bergerak,” ujar Kadri, Sabtu (22/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Kadri, wisatawan juga dapat memperoleh pengalaman yang berbeda ketika mengunjungi Prawirotaman. Kawasan tersebut memiliki karakter yang kuat karena mempertemukan masyarakat lokal dengan wisatawan dari berbagai daerah dan negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut menjadi modal bagi pemerintah untuk menjadikan festival sebagai media promosi budaya. Ketika karya batik dan fashion ditampilkan di ruang publik, wisatawan dapat melihat identitas budaya Yogyakarta secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika batik dan karya anak muda tampil di jalan-jalan Prawirotaman, sesungguhnya kita sedang memperkenalkan wajah Kota Yogyakarta langsung pada dunia,” kata Kadri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival Prawirotaman Angkat Batik dan Fashion Anak Muda<br>Fashion on the Street menjadi salah satu atraksi utama dalam Festival Prawirotaman 2026. Program tersebut menampilkan karya sekitar 40 desainer dengan 12 brand yang berpartisipasi dalam rangkaian acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyelenggara juga menghadirkan desainer dari luar Yogyakarta. Beberapa di antaranya berasal dari Denpasar, Malang, dan Surabaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Yogyakarta, sejumlah desainer muda turut menampilkan karya mereka. Nama yang terlibat antara lain Rony Bilardo, Prita, Laili, Didi Warsito, dan Putri Ramadhani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peragaan busana tersebut tidak hanya menampilkan pakaian. Kegiatan itu juga memperlihatkan bagaimana batik dapat dikembangkan menjadi bagian dari fashion modern tanpa menghilangkan karakter tradisionalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut sejalan dengan tema “Milenial Batik Revolution”. Generasi muda didorong untuk mengolah warisan budaya melalui desain yang lebih relevan dengan perkembangan industri fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fashion on the Street Prawirotaman Masuki Tahun Ke-11<br>Founder sekaligus Inisiator Fashion on the Street Prawirotaman, Lia Mustofa, mengatakan kegiatan tersebut telah memasuki penyelenggaraan ke-11.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Lia, kegiatan tersebut pada awalnya merupakan tugas akhir anak didiknya. Namun, konsep tersebut kemudian berkembang karena Prawirotaman memiliki karakter sebagai kawasan wisatawan sekaligus kawasan yang memiliki sejarah sebagai kampung batik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena mungkin vibe-nya kampung wisatawan, kemudian punya cerita di balik itu tentang kampung batik. Itu yang membuat akhirnya ter-branding lebih baik,” tutur Lia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada penyelenggaraan 2026, Fashion on the Street diperluas dari kawasan Prawirotaman 1 hingga Prawirotaman 2. Pameran juga berlangsung di Java Villas Hotel sebagai salah satu lokasi kegiatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perluasan lokasi memberikan ruang lebih besar bagi desainer untuk menampilkan karya. Langkah tersebut juga membuat aktivitas festival dapat menjangkau lebih banyak pengunjung di kawasan Prawirotaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Generasi Muda Jadi Fokus Regenerasi Fashion dan Batik<br>Keterlibatan generasi muda menjadi salah satu fokus utama Fashion on the Street. Para desainer yang tampil berasal dari kalangan muda, begitu pula sebagian model yang mengikuti peragaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyelenggara juga melibatkan wisatawan dan mahasiswa dari beberapa negara. Peserta dari Belanda, Jepang, dan Korea turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Lia, pelibatan generasi muda diperlukan untuk menjaga kesinambungan industri fashion dan batik. Regenerasi tidak hanya dibutuhkan untuk menghasilkan desainer baru, tetapi juga memastikan warisan budaya tetap berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami memang mengkhususkan para desainer dan modelnya adalah generasi muda. Ingin ada keberlanjutan,” ucap Lia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain peragaan busana, penyelenggara memberikan pendampingan kepada desainer dan pembatik muda. Program tersebut dilakukan bersama Dekranas dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program pendampingan tersebut telah memasuki angkatan ketiga. Sekitar 25 desainer dan pembatik muda mengikuti program pengembangan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Batik Tradisional Didorong Beradaptasi dengan Teknologi<br>Lia menilai perkembangan batik tidak dapat dipisahkan dari teknologi dan kreativitas generasi muda. Teknologi memberikan peluang untuk mempercepat proses pengembangan desain dan memperluas cara promosi produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, modernisasi tidak boleh menghilangkan prinsip dan karakter tradisi batik. Desainer muda perlu memahami batas antara inovasi dan pelestarian agar perkembangan fashion tetap menghargai warisan budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harapannya dari tradisi menjadi modern tetap terjaga. Meskipun milenial batik revolution berjalan cepat, kita tidak bisa menghindari teknologi,” jelas Lia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, teknologi dapat mempercepat proses pembuatan desain. Namun, proses produksi batik tetap perlu menjaga nilai tradisional yang menjadi identitas utama karya tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut dapat membantu batik menjangkau konsumen yang lebih luas. Inovasi desain juga dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk memperkenalkan batik melalui produk yang lebih dekat dengan tren fashion saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunjungan Wisatawan Mancanegara Jadi Tantangan Yogyakarta<br>Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati mengatakan peningkatan wisatawan mancanegara masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data hingga 31 Desember 2025, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Yogyakarta tercatat sekitar 316 ribu orang. Jumlah tersebut masih jauh dibandingkan wisatawan nusantara yang mencapai sekitar 11 juta orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Challenge dari Pak Wali Kota adalah bagaimana caranya untuk mendongkrak wisatawan mancanegara agar bisa hadir dan menjadikan Yogyakarta sebagai tujuan wisata luar negeri,” kata Lucia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Lucia, penyelenggaraan event yang konsisten dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik wisata. Festival yang memiliki karakter khas dapat memberikan alasan tambahan bagi wisatawan untuk memasukkan Yogyakarta dalam rencana perjalanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival Prawirotaman telah masuk dalam kalender event Kota Yogyakarta. Pemerintah berharap penyelenggaraan yang berkelanjutan dapat memperkuat posisi festival sebagai salah satu agenda wisata kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prawirotaman Punya Karakter Kuat sebagai Kawasan Wisata<br>Prawirotaman selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Karakter tersebut memberikan keuntungan bagi festival karena penyelenggara memiliki audiens internasional yang sudah berada di kawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prawirotaman bahkan kerap mendapat julukan “kampung bule”. Selain Prawirotaman, kawasan Sosromenduran dan Sosrowijayan juga dikenal memiliki karakter wisata yang kuat dan banyak berinteraksi dengan wisatawan asing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karakter kawasan tersebut dapat menjadi modal untuk mengembangkan event berbasis komunitas. Festival tidak harus selalu berlangsung di gedung atau ruang tertutup karena jalan kawasan wisata juga dapat menjadi ruang pertunjukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://depok.tribunnews.com/news/51957/dari-depok-menembus-asia-langkah-mantap-aqueensa-kinara-taklukkan-panggung-fashion-internasional">Dari Depok Menembus Asia, Langkah Mantap Aqueensa Kinara Taklukkan Panggung Fashion Internasional</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/festival-prawirotaman-2026-bidik-turis-asing-lewat-batik/">Festival Prawirotaman 2026 Bidik Turis Asing Lewat Batik</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/festival-prawirotaman-2026-bidik-turis-asing-lewat-batik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dekranasda Kaltara Dorong Talenta Muda Kembangkan Fashion</title>
		<link>https://veltrixa.id/dekranasda-kaltara-dorong-talenta-muda-kembangkan-fashion/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/dekranasda-kaltara-dorong-talenta-muda-kembangkan-fashion/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 15:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Talenta Muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=512</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dekranasda Kaltara Perkuat Talenta Muda untuk Kembangkan Industri FashionDewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong generasi muda mengembangkan potensi di sektor industri fashion. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan desain dan menjahit bagi calon fashion designer muda. Baca Juga &#8220;Temu Caturwulan DWP Kanwil, Kepala MTsN 2 Bantul Ikuti Lomba Fashion&#8220; Program bertajuk Coaching [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/dekranasda-kaltara-dorong-talenta-muda-kembangkan-fashion/">Dekranasda Kaltara Dorong Talenta Muda Kembangkan Fashion</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dekranasda Kaltara Perkuat Talenta Muda untuk Kembangkan Industri Fashion<br>Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong generasi muda mengembangkan potensi di sektor industri fashion. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan desain dan menjahit bagi calon fashion designer muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.kompasiana.com/is030772/6a8d3cf4c925c455c96a341b/temu-caturwulan-dwp-kanwil-kepala-mtsn-2-bantul-ikuti-lomba-fashion">Temu Caturwulan DWP Kanwil, Kepala MTsN 2 Bantul Ikuti Lomba Fashion</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program bertajuk Coaching Fashion Design dan Menjahit bagi Calon Fashion Designer Muda berlangsung di SMK Negeri 1 Tanjung Selor. Kegiatan tersebut berlangsung pada 24-29 Agustus 2026 dan melibatkan siswa SMK dari berbagai wilayah di Kaltara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dekranasda Kaltara menjalankan program tersebut bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kaltara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Karya Kreatif Benuanta 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia. Program ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan generasi muda sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan Fashion Tingkatkan Kemampuan Desain dan Menjahit<br>Wakil Ketua Harian Dekranasda Kaltara Sipta Meylina Denny Harianto mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kapasitas talenta muda di sektor ekonomi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dekranasda Kaltara terus mendorong pengembangan talenta muda di sektor ekonomi kreatif, khususnya industri fashion melalui peningkatan keterampilan desain dan menjahit,” ujar Sipta di Tanjung Selor, Senin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sipta, pelatihan tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknik. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi kreativitas dan mengembangkan gagasan yang dapat diterapkan dalam produk fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut diharapkan membuat peserta memahami proses kreatif secara lebih menyeluruh. Mereka dapat mempelajari bagaimana sebuah ide diterjemahkan menjadi desain, kemudian diwujudkan menjadi produk yang memiliki nilai estetika dan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan juga memberikan pengalaman bagi peserta untuk mengenal standar kerja dalam industri fashion. Pengalaman tersebut dapat menjadi modal awal bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan atau membangun usaha di bidang kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta Terpilih Mendapat Bimbingan Mentor Fashion<br>Peserta pelatihan merupakan talenta muda yang sebelumnya mengikuti proses seleksi melalui Lomba Fashion Design. Peserta terpilih kemudian memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan melalui sesi pembinaan intensif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dekranasda Kaltara menghadirkan mentor fashion nasional Fomalhaut Zamel dan Ade Suhanda. Kehadiran mentor tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh perspektif profesional mengenai desain dan produksi busana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bimbingan dari praktisi dapat membantu peserta memahami berbagai aspek yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di kelas. Peserta dapat memperoleh masukan mengenai konsep desain, teknik pengerjaan, serta pengembangan karakter karya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program tersebut juga dapat mempertemukan talenta muda dengan pengalaman industri. Interaksi seperti ini penting untuk membantu peserta mengenali standar dan tantangan yang akan mereka hadapi ketika memasuki dunia profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dekranasda Dorong Wastra Kaltara Masuk Fashion Modern<br>Selain meningkatkan keterampilan teknis, Dekranasda Kaltara mendorong peserta mengangkat kekayaan budaya daerah dalam karya fashion. Kaltara memiliki beragam wastra yang dapat dikembangkan menjadi produk kreatif dengan pendekatan desain modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Batik dan tenun khas daerah menjadi bagian dari potensi yang dapat dikembangkan oleh generasi muda. Pengolahan material dan motif lokal dapat memberikan identitas khusus pada produk fashion yang dihasilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sipta menilai kekayaan budaya daerah memiliki peluang besar untuk masuk ke pasar fashion. Tantangannya terletak pada kemampuan desainer mengolah unsur tradisional menjadi produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhan konsumen saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Budaya lokal kita memiliki potensi besar. Tantangannya adalah bagaimana mengolahnya menjadi karya yang kreatif, modern, dan relevan dengan generasi sekarang,” tutur Sipta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut dapat membantu menjaga keberlanjutan budaya sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru. Produk berbasis wastra juga memiliki peluang untuk menjadi bagian dari identitas fashion Kaltara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterampilan Fashion Didorong Menjadi Peluang Usaha<br>Dekranasda Kaltara tidak hanya menargetkan peserta mampu menghasilkan desain yang menarik. Lembaga tersebut juga ingin membangun keberanian peserta untuk melihat kreativitas sebagai peluang ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sipta berharap pelatihan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan talenta muda. Kemampuan desain dan menjahit dapat menjadi dasar untuk membangun usaha mandiri setelah peserta menyelesaikan pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan bisnis fashion membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan membuat produk. Pelaku usaha juga perlu memahami kebutuhan konsumen, menentukan konsep produk, menjaga kualitas, serta membangun strategi pemasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan tersebut semakin relevan dengan perkembangan pemasaran digital. Desainer muda dapat memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan karya, membangun merek, dan menjangkau konsumen di luar wilayah Kaltara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pelatihan yang menggabungkan keterampilan teknis dan wawasan kewirausahaan dapat memberikan bekal yang lebih komprehensif bagi peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karya Kreatif Benuanta 2026 Perkuat Ekonomi Kreatif Daerah<br>Coaching Fashion Design dan Menjahit menjadi bagian dari rangkaian Karya Kreatif Benuanta 2026. Program tersebut mempertemukan unsur pemerintah, perbankan, dunia pendidikan, serta pelaku ekonomi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi lintas sektor menjadi penting untuk membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Pemerintah dapat memberikan dukungan program, sementara institusi pendidikan menjadi ruang pengembangan keterampilan bagi generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan Bank Indonesia juga memberikan dimensi tambahan dalam pengembangan ekonomi kreatif. Sektor kreatif dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi apabila talenta, produk, dan akses pasar dikembangkan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks Kaltara, pengembangan fashion berbasis budaya lokal dapat membuka peluang bagi produk daerah untuk memiliki daya saing lebih luas. Produk yang menggabungkan unsur tradisional dan desain modern berpotensi menyasar konsumen di berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dekranasda Targetkan Desainer Muda Bawa Identitas Kaltara<br>Program pembinaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelatihan selama enam hari. Dekranasda Kaltara mendorong adanya pembinaan berkelanjutan agar peserta dapat terus meningkatkan kemampuan dan menghasilkan karya baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembinaan berkesinambungan juga dapat membantu peserta membangun portofolio. Portofolio menjadi salah satu modal penting bagi calon desainer ketika ingin mengikuti kompetisi, bekerja di industri, atau mengembangkan merek sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sipta berharap program tersebut dapat melahirkan fashion designer dan pelaku usaha kreatif dari Kaltara. Mereka diharapkan mampu membawa identitas daerah ke tingkat nasional hingga internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dekranasda Kaltara berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan fashion desainer dan pelaku usaha kreatif yang mampu membawa identitas Kaltara ke tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pengembangan talenta fashion Kaltara membutuhkan kesinambungan antara pelatihan, produksi, pemasaran, dan akses terhadap industri. Jika ekosistem tersebut terus diperkuat, kekayaan wastra lokal dapat berkembang menjadi produk fashion bernilai tambah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya Dekranasda Kaltara bersama Bank Indonesia dan Disperindagkop UKM Kaltara menjadi salah satu langkah untuk membangun fondasi tersebut. Generasi muda tidak hanya diarahkan menjadi pengguna budaya, tetapi juga menjadi kreator yang mampu mengembangkan budaya lokal menjadi karya ekonomi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://kaltara.antaranews.com/berita/523457/dekranasda-malinau-dorong-batik-jadi-penggerak-ekonomi-keluarga">Dekranasda Malinau dorong batik jadi penggerak ekonomi keluarga</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/dekranasda-kaltara-dorong-talenta-muda-kembangkan-fashion/">Dekranasda Kaltara Dorong Talenta Muda Kembangkan Fashion</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/dekranasda-kaltara-dorong-talenta-muda-kembangkan-fashion/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fashion on the Street Prawirotaman Angkat Batik Milenial</title>
		<link>https://veltrixa.id/fashion-on-the-street-prawirotaman-angkat-batik-milenial/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/fashion-on-the-street-prawirotaman-angkat-batik-milenial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 14:01:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion Kerja & Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion on the Street Prawirotaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=506</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fashion on the Street Prawirotaman Angkat Batik MilenialKawasan Prawirotaman di Kota Yogyakarta kembali menjadi ruang pertunjukan mode terbuka melalui Fashion on the Street Prawirotaman. Agenda ini menjadi bagian dari Festival Prawirotaman 2026 yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026. Mengusung tema “Contemporary Art Batik Evolution – Milenial Batik Revolution”, acara tersebut menampilkan karya desainer muda yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/fashion-on-the-street-prawirotaman-angkat-batik-milenial/">Fashion on the Street Prawirotaman Angkat Batik Milenial</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Fashion on the Street Prawirotaman Angkat Batik Milenial<br>Kawasan Prawirotaman di Kota Yogyakarta kembali menjadi ruang pertunjukan mode terbuka melalui Fashion on the Street Prawirotaman. Agenda ini menjadi bagian dari Festival Prawirotaman 2026 yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung tema “Contemporary Art Batik Evolution – Milenial Batik Revolution”, acara tersebut menampilkan karya desainer muda yang mengolah batik tradisional dalam gaya kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertunjukan berlangsung di kawasan yang dikenal sebagai “kampung bule”. Lokasi ini menjadi titik pertemuan wisatawan domestik dan mancanegara, sehingga peragaan busana sekaligus menjadi sarana memperkenalkan batik kepada publik internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Puluhan Desainer Tampilkan Batik dengan Gaya Kontemporer<br>Festival Prawirotaman 2026 menghadirkan sekitar 40 desainer dan 12 brand busana batik. Peserta berasal dari Yogyakarta maupun sejumlah daerah lain di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://kumparan.com/kumparanwoman/tips-memulai-perjalanan-sustainable-fashion-ala-desainer-adrie-basuki-282Xc5udpOg">Tips Memulai Perjalanan Sustainable Fashion ala Desainer Adrie Basuki</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa desainer dari luar Yogyakarta yang berpartisipasi berasal dari Denpasar, Malang, dan Surabaya. Sementara itu, sejumlah desainer muda Yogyakarta turut menampilkan koleksi mereka dalam peragaan busana tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Founder sekaligus inisiator Fashion on the Street Prawirotaman, Lia Mustofa, mengatakan kegiatan tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-11. Ia mengawali gagasan tersebut sebagai bagian dari proyek tugas akhir mahasiswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Lia, karakter Prawirotaman sebagai kawasan wisatawan menjadi salah satu alasan kegiatan tersebut terus dikembangkan. Identitas kawasan dan sejarah kampung batik dinilai dapat memperkuat daya tarik acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisatawan Asing dan Mahasiswa Internasional Ikut Berjalan di Panggung<br>Fashion on the Street Prawirotaman tidak hanya melibatkan desainer dan model dari Indonesia. Sejumlah wisatawan serta mahasiswa dari luar negeri juga ikut tampil dalam peragaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta internasional tersebut berasal dari beberapa negara, termasuk Belanda, Jepang, dan Korea. Keterlibatan mereka memperluas karakter acara sekaligus memperlihatkan batik kepada pengunjung dari berbagai latar belakang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lia mengatakan penyelenggara memang memberikan ruang besar bagi generasi muda. Regenerasi menjadi salah satu tujuan utama agar perkembangan industri batik tetap berjalan di tengah perubahan zaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival Perluas Area hingga Prawirotaman 2<br>Penyelenggaraan tahun ini memperluas area pertunjukan hingga kawasan Prawirotaman 2. Pameran karya juga berlangsung di Java Villas Hotel sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain peragaan busana, Festival Prawirotaman menghadirkan bazar kuliner, pakaian, pernak-pernik, dan berbagai produk kreatif. Pelaku UMKM serta komunitas seni turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran berbagai aktivitas membuat festival tidak hanya berfungsi sebagai pertunjukan mode. Acara ini juga menjadi ruang interaksi antara pelaku ekonomi kreatif, wisatawan, komunitas, dan masyarakat sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Regenerasi Batik Jadi Fokus Pengembangan Desainer Muda<br>Lia menjelaskan penyelenggara terus mendampingi pembatik dan desainer muda bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) serta Bank Indonesia Kantor Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program pendampingan tersebut kini memasuki angkatan ketiga. Sekitar 25 desainer dan pembatik muda mengikuti proses pengembangan yang bertujuan menjaga keberlanjutan ekosistem batik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lia menilai regenerasi penting untuk mempertahankan status Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia. Menurutnya, perkembangan desain harus tetap menjaga nilai tradisi yang melekat pada batik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi dapat mempercepat proses pencarian ide dan pengembangan desain. Namun, inovasi tersebut perlu berjalan tanpa menghilangkan karakter dan proses tradisional yang menjadi identitas batik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Dorong Batik Menjadi Penggerak Ekonomi Kreatif<br>Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Kadri Renggana menilai Festival Prawirotaman tidak sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut juga membuka ruang kreativitas bagi generasi muda dan pelaku UMKM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Kadri, penyajian batik dengan pendekatan yang lebih segar dapat memperluas daya tariknya. Wisatawan juga memperoleh pengalaman budaya yang berbeda ketika melihat karya batik secara langsung di ruang publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-270 Kota Yogyakarta dengan tema “Autentik Konkret”. Rangkaian perayaan tersebut dijadwalkan berlanjut hingga Wayang Jogja Night Carnival pada 7 Oktober 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kadri menilai warisan budaya perlu dikembangkan agar memberikan manfaat ekonomi. Budaya dapat menjadi sumber kreativitas, membuka kesempatan kerja, menggerakkan UMKM, serta memperkuat sektor pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prawirotaman Jadi Ruang Promosi Batik kepada Wisatawan<br>Prawirotaman dipilih karena kawasan tersebut memiliki hubungan kuat dengan aktivitas wisata. Setiap hari, kawasan ini menjadi tempat bertemunya wisatawan domestik dan mancanegara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketika peragaan batik berlangsung di jalan kawasan wisata, wisatawan dapat menyaksikan karya secara langsung tanpa harus datang ke ruang pertunjukan khusus. Kondisi tersebut membuat promosi budaya berlangsung secara lebih terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kota Yogyakarta berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan efek berantai bagi pelaku ekonomi lokal. Hotel, restoran, UMKM, dan sektor ekonomi kreatif diharapkan memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yogyakarta Bidik Pertumbuhan Wisatawan Mancanegara<br>Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati mengatakan Festival Prawirotaman menjadi salah satu upaya menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data hingga 31 Desember 2025 menunjukkan Kota Yogyakarta menerima sekitar 316 ribu wisatawan mancanegara. Pada periode yang sama, jumlah wisatawan nusantara mencapai sekitar 11 juta orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Lucia, peningkatan kunjungan wisatawan asing menjadi salah satu tantangan yang perlu dijawab melalui pengembangan daya tarik wisata. Prawirotaman dinilai memiliki modal kuat karena telah lama dikenal sebagai kawasan yang diminati wisatawan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Prawirotaman, kawasan Sosromenduran dan Sosrowijayan juga dikenal sebagai kantong wisatawan asing. Periode Juli dan Agustus menjadi salah satu masa dengan aktivitas kunjungan wisata yang tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Batik Milenial Perkuat Identitas Wisata Yogyakarta<br>Fashion on the Street Prawirotaman menunjukkan bahwa batik dapat tampil dalam format yang lebih dekat dengan generasi muda dan wisatawan internasional. Perpaduan tradisi, desain kontemporer, dan ruang publik menciptakan pengalaman budaya yang lebih dinamis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan desainer muda juga menjadi bagian penting dari keberlanjutan ekosistem batik. Regenerasi memastikan inovasi dapat terus berkembang tanpa memutus hubungan dengan nilai tradisional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan menggabungkan mode, seni, UMKM, dan pariwisata, Festival Prawirotaman 2026 berpotensi memperkuat daya tarik kawasan tersebut. Bagi Yogyakarta, agenda semacam ini tidak hanya memperkenalkan batik, tetapi juga menawarkan wajah budaya yang hidup kepada wisatawan dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://lifestyle.bisnis.com/read/20260822/104/1998204/koleksi-khusus-jadi-strategi-jitu-umkm-fesyen-gaet-konsumen-jaga-relevansi">Koleksi Khusus Jadi Strategi Jitu UMKM Fesyen Gaet Konsumen &amp; Jaga Relevansi</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/fashion-on-the-street-prawirotaman-angkat-batik-milenial/">Fashion on the Street Prawirotaman Angkat Batik Milenial</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/fashion-on-the-street-prawirotaman-angkat-batik-milenial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
