Fashion Wellness: FitFlop x Pantone Hadirkan Alas Kaki Nyaman

Fashion Wellness

Fashion Wellness Makin Diminati, FitFlop x Pantone Hadirkan Alas Kaki yang Menggabungkan Kenyamanan dan Psikologi Warna
Tren Fashion Wellness Dorong Perempuan Memilih Busana yang Mendukung Kesehatan Fisik dan Emosional

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental dan emosional kini turut memengaruhi cara memilih produk fesyen. Jika sebelumnya keputusan membeli pakaian atau alas kaki lebih banyak didasarkan pada desain dan tren, kini semakin banyak konsumen mempertimbangkan faktor kenyamanan, fungsi, hingga dampaknya terhadap suasana hati. Perubahan tersebut melahirkan tren baru yang dikenal sebagai fashion wellness, yakni pendekatan yang memadukan gaya, ergonomi, material, dan psikologi warna untuk mendukung kesejahteraan penggunanya.

Baca Juga “Upgrade Koleksi Hijab dengan 10 Brand Fashion Ini, Stylish dan Affordable

Fenomena ini semakin terlihat di kalangan perempuan yang memiliki mobilitas tinggi. Aktivitas yang padat membuat kebutuhan akan busana dan alas kaki yang nyaman menjadi semakin penting. Produk fesyen kini tidak hanya berfungsi sebagai penunjang penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mengutamakan keseimbangan antara kenyamanan fisik dan emosional.

Laporan NielsenIQ (NIQ) 2025 menunjukkan bahwa perhatian konsumen terhadap kesehatan emosional terus meningkat. Banyak masyarakat mulai memasukkan aspek kesejahteraan mental ke dalam keputusan pembelian sehari-hari, termasuk ketika memilih pakaian, sepatu, hingga aksesori. Kondisi tersebut mendorong berbagai merek menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan baru konsumen.

Konsep fashion wellness berkembang karena semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pengalaman mengenakan pakaian dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari tekstur material, bentuk produk, hingga pilihan warna. Seluruh elemen tersebut dipercaya mampu memengaruhi rasa nyaman, kepercayaan diri, bahkan produktivitas seseorang selama beraktivitas.

Salah satu unsur yang semakin mendapat perhatian adalah warna. Dalam psikologi warna, setiap warna diyakini mampu memunculkan respons emosional yang berbeda. Warna biru, misalnya, identik dengan ketenangan dan rasa aman. Hijau sering dikaitkan dengan keseimbangan serta kesegaran, sedangkan warna-warna pastel memberikan kesan lembut, hangat, dan menenangkan.

Pendekatan tersebut juga menjadi perhatian Pantone Color Institute yang selama ini dikenal sebagai otoritas global dalam pengembangan sistem warna. Lembaga tersebut menilai warna bukan sekadar elemen estetika, melainkan bahasa visual yang dapat memengaruhi persepsi, emosi, hingga pengalaman seseorang saat menggunakan suatu produk.

Vice President Pantone Color Institute, Laurie Pressman, menjelaskan bahwa setiap warna dalam sebuah koleksi dipilih dengan tujuan tertentu agar mampu menghadirkan pengalaman emosional yang positif.

“Setiap warna dipilih untuk menghadirkan rasa ringan, nyaman, dan ketenangan emosional, membuktikan bahwa warna mampu memberikan pengalaman yang melampaui aspek visual dan terasa dalam setiap langkah,” ujar Laurie Pressman.

Selain warna, faktor ergonomi juga menjadi perhatian utama dalam perkembangan fashion wellness. Alas kaki, misalnya, kini tidak lagi dipandang hanya sebagai pelengkap penampilan. Sepatu yang nyaman menjadi investasi bagi banyak orang karena mampu menopang aktivitas harian yang berlangsung selama berjam-jam.

Perempuan modern sering kali menjalani berbagai aktivitas dalam satu hari, mulai dari bekerja di kantor, menghadiri rapat, melakukan perjalanan, hingga berkumpul bersama keluarga atau teman. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap alas kaki yang mampu menjaga kenyamanan kaki sepanjang hari menjadi semakin relevan.

Karena itu, berbagai produsen mulai mengembangkan teknologi biomekanik, bantalan yang lebih adaptif, material ringan, hingga desain ergonomis untuk mengurangi tekanan pada telapak kaki. Inovasi tersebut bertujuan menjaga stabilitas pijakan sekaligus membantu mengurangi rasa lelah setelah beraktivitas dalam waktu lama.

Perkembangan tren tersebut menginspirasi kolaborasi terbaru antara FitFlop dan Pantone dalam koleksi Spring/Summer 2026. Kolaborasi bertajuk The Colour of Comfort menghadirkan konsep yang menggabungkan kenyamanan khas FitFlop dengan eksplorasi warna dari Pantone sebagai bagian dari pengalaman emosional pengguna.

Koleksi tersebut terdiri atas 12 produk yang terbagi ke dalam empat siluet utama, yakni iQushion Flip Flops, Delicato Poise Mary-Janes, Delicato Poise Ballerinas, serta Retro-Q FF Suede Trainers. Seluruh produk menggunakan palet warna pastel dan nuansa hangat yang dipilih untuk memberikan kesan ringan, tenang, sekaligus optimistis.

Selain menghadirkan tampilan yang modern, koleksi ini juga mengutamakan teknologi alas kaki yang telah menjadi ciri khas FitFlop. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa desain menarik tidak harus mengorbankan kenyamanan pengguna.

Chief Product and Brand Officer FitFlop, Louise Noble, mengatakan warna dan kenyamanan memiliki peran yang sama penting dalam membentuk pengalaman seseorang saat mengenakan alas kaki.

“Warna memiliki kekuatan untuk memengaruhi cara kita merasakan sesuatu, sama seperti kenyamanan yang memengaruhi cara kita bergerak dan seberapa percaya diri kita menjalani keseharian. Bersama Pantone, kami ingin menyatukan kedua gagasan tersebut dengan cara yang modern, membangkitkan semangat, dan benar-benar nyaman dikenakan,” kata Louise Noble.

Perkembangan fashion wellness juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsep self-care. Kini, memilih pakaian atau alas kaki yang nyaman dipandang sebagai bagian dari upaya merawat diri, bukan sekadar mengikuti tren fesyen.

Pendekatan tersebut menempatkan kesehatan emosional dan kesehatan fisik dalam posisi yang sama penting. Konsumen mulai menyadari bahwa produk yang dikenakan setiap hari dapat memengaruhi kenyamanan, suasana hati, hingga rasa percaya diri saat menjalankan berbagai aktivitas.

Tren ini diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan mental. Ke depan, inovasi di industri fesyen kemungkinan tidak hanya berfokus pada desain dan estetika, tetapi juga mengedepankan fungsi, teknologi, keberlanjutan, serta pengalaman emosional pengguna.

Melalui kolaborasi FitFlop x Pantone, konsep fashion wellness menunjukkan bahwa alas kaki tidak lagi sekadar menjadi pelengkap gaya berpakaian. Produk fesyen kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kenyamanan, mobilitas, dan kualitas hidup secara menyeluruh, sekaligus membuktikan bahwa penampilan dan kesehatan dapat berjalan beriringan.

Baca Juga “Brand Fashion Korea Mardi Mercredi, Resmikan Toko Kedua di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *