Maulid Semakapura Gelar Fashion Show dan Pawai Jodang

Maulid Semakapura

Maulid Semakapura Meriah dengan Pawai Jodang dan Fashion Show
Pawai Jodang Antar Kelas Meriahkan Peringatan Maulid

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 1 Kalipuro, Banyuwangi, berlangsung dengan rangkaian kegiatan kreatif dari para siswa. Pawai jodang ndog-ndogan antar kelas dan lomba fashion show menjadi bagian utama kegiatan yang digelar pada Kamis, 17 September 2026.

Baca Juga “Galery APINDO Hulu Sungai Utara Perkenalkan Kerajinan Khas Kalimantan Selatan Melalui Fashion Show AB Srikandi di DIAGNOS Jakarta“

Rangkaian jodang hasil kreasi masing-masing kelas diarak mengelilingi lingkungan sekolah. Iring-iringan tersebut semakin semarak dengan penampilan drumband yang mengiringi peserta selama kegiatan berlangsung.

Pawai secara resmi dilepas oleh Lurah Kalipuro, Salim Syafi’i. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas siswa dalam memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan sekolah.

Siswa Diberi Ruang Mengembangkan Kreativitas

Kepala SMKN 1 Kalipuro, Agung Rahmadi, S.Pd., M.Si., mengatakan sekolah memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Salah satunya melalui pembuatan jodang yang disesuaikan dengan karakter dan filosofi masing-masing kelas.

Menurut Agung, kegiatan kreatif tersebut tidak hanya diarahkan untuk memeriahkan peringatan Maulid. Para siswa juga mendapatkan pengalaman dalam bekerja sama, mengembangkan gagasan, serta menampilkan hasil karya di ruang publik.

Lomba fashion show turut menjadi media bagi siswa untuk membangun keberanian tampil di hadapan orang lain. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik meningkatkan rasa percaya diri sekaligus membentuk karakter positif.

Toleransi Antaragama Jadi Bagian dari Kegiatan

Agung memberikan perhatian khusus terhadap kebersamaan siswa selama persiapan kegiatan. Ia mengungkapkan bahwa terdapat kelas yang memiliki peserta didik dari berbagai latar belakang agama.

Perbedaan tersebut tidak menghalangi siswa untuk bekerja sama dalam menyiapkan rangkaian kegiatan. Justru, kolaborasi tersebut menjadi gambaran toleransi dan gotong royong di lingkungan sekolah.

“Saya terharu karena ada kelas yang ada berbagai agama bisa toleransi dan gotong royong. Itu berarti semangat Pancasila tercapai,” kata Agung.

Ia juga menyebut terdapat satu korsa kelautan dalam kegiatan tersebut. Berbagai unsur itu menjadi bagian dari aktivitas siswa sekaligus ungkapan rasa syukur dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Panitia Apresiasi Antusiasme Para Taruna

Ketua Panitia Maulid, H. Mohamad Shodiqin, S.Pd., M.M., mengungkapkan kebahagiaannya melihat antusiasme para taruna. Ia menyebut semangat peserta terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan selama peringatan Maulid.

Shodiqin didampingi guru agama Selamet Pribadi, S.Pd.I., serta Waka Kurikulum Gilang Ramadhan, S.Pd., saat menyampaikan keterangan mengenai kegiatan tersebut.

Menurut Shodiqin, keceriaan siswa menjadi bagian penting dari suasana peringatan Maulid. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menjadi bekal spiritual bagi para siswa.

Ia juga berharap seluruh peserta mendapatkan keberkahan dari kegiatan tersebut. Harapan tersebut dikaitkan dengan keinginan untuk memperoleh syafaat Rasulullah SAW pada yaumil kiamat dengan ridha Allah SWT.

Puisi dan Pidato Bahasa Inggris Warnai Acara

Selain pawai jodang dan fashion show, panitia menghadirkan sejumlah penampilan siswa. Salah satunya puisi karya Ketua Panitia H. Mohamad Shodiqin.

Puisi tersebut dibawakan oleh Nata dari kelas XI Kuliner. Penampilan lainnya berupa pidato menggunakan bahasa Inggris yang disampaikan oleh Maysaroh.

Kehadiran berbagai pertunjukan memberikan variasi dalam rangkaian acara. Siswa tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan mereka melalui seni dan keterampilan berbicara.

Maulid Mengangkat Tema Keteladanan Rasulullah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 1 Kalipuro mengangkat tema “Meneladani Akhlak dan Meningkatkan Cinta kepada Rasulullah.” Tema tersebut menjadi landasan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada kemeriahan acara.

Sebagai bagian dari kegiatan utama, panitia menghadirkan KH. Achmad Siddiq Wahid, S.Ag., M.H.I. Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Anwari sekaligus penyuluh KUA Kalipuro.

Dalam penyampaiannya, KH. Achmad Siddiq Wahid mengajak generasi muda memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, kecintaan tersebut dapat dibangun dengan mengenal sejarah kehidupan Rasul, meneladani akhlaknya, serta memperbanyak zikir.

Pesan untuk Siswa sebagai Generasi Penerus

Dalam tausiyahnya, KH. Achmad Siddiq Wahid juga mengingatkan posisi generasi muda sebagai calon pemimpin pada masa mendatang.

“Anda pemuda hari ini akan menjadi pemimpin yang akan datang,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan Maulid di lingkungan sekolah. Pendidikan karakter dan keteladanan menjadi bagian yang melengkapi kegiatan kreatif siswa selama peringatan.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMKN 1 Kalipuro pun menjadi momentum untuk menggabungkan kegiatan keagamaan, kreativitas siswa, kebersamaan, serta penguatan nilai toleransi di lingkungan sekolah.

Baca Juga “Moraya Inovasi Digital Mahasiswa UMRAH Dorong Keberlanjutan Fashion Lokal“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *