<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Capsule Wardrobe &amp; Fashion Minimalis Archives - veltrixa.id</title>
	<atom:link href="https://veltrixa.id/category/capsule-wardrobe-fashion-minimalis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://veltrixa.id/category/capsule-wardrobe-fashion-minimalis/</link>
	<description>Inspirasi Gaya Hidup &#38; Tren Fashion Modern Pria-Wanita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2026 09:20:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>Kriya Tekstil dan Fashion UMB Angkat Batik Merawit</title>
		<link>https://veltrixa.id/kriya-tekstil-dan-fashion-umb-angkat-batik-merawit/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/kriya-tekstil-dan-fashion-umb-angkat-batik-merawit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:20:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion UMB]]></category>
		<category><![CDATA[Kriya Tekstil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=553</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batik Merawit Cirebon Dikembangkan Lewat Inovasi ProdukBatik Tulis Merawit di kawasan Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, mulai mengembangkan variasi produk untuk mengikuti perubahan kebutuhan konsumen. Upaya tersebut juga membuka peluang pasar baru bagi para perajin batik lokal. Pengembangan dilakukan melalui program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan Tim Ahli Dosen Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah Bandung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/kriya-tekstil-dan-fashion-umb-angkat-batik-merawit/">Kriya Tekstil dan Fashion UMB Angkat Batik Merawit</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Batik Merawit Cirebon Dikembangkan Lewat Inovasi Produk<br>Batik Tulis Merawit di kawasan Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, mulai mengembangkan variasi produk untuk mengikuti perubahan kebutuhan konsumen. Upaya tersebut juga membuka peluang pasar baru bagi para perajin batik lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan dilakukan melalui program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan Tim Ahli Dosen Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah Bandung bersama perajin yang tergabung dalam Perkumpulan Perajin dan Pengusaha Batik Cirebon (P3BC).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program bertajuk “Inovasi dan Peningkatan Kualitas Produk Batik Tulis Merawit di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon” tersebut berfokus pada peningkatan kualitas dan diversifikasi produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan ini tetap mempertahankan karakter tradisional Batik Tulis Merawit sebagai identitas utama produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kualitas Teknik Merawit Menjadi Keunggulan Utama<br>Batik Tulis Merawit memiliki karakter yang lahir dari proses pengerjaan manual. Perajin menggunakan canting untuk menghasilkan goresan malam yang halus, teratur, dan presisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Detail Isen-Isen Membutuhkan Ketelitian Perajin<br>Pembuatan isen-isen pada Batik Merawit membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta pengalaman. Keterampilan tersebut menjadi bagian dari pengetahuan tradisional yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8289631/kontras-gaya-syifa-hadju-dan-yasmin-napper-di-show-coach-new-york-fashion-week-2027">Kontras Gaya Syifa Hadju dan Yasmin Napper di Show Coach New York Fashion Week 2027</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karakter pengerjaan tersebut menjadi pembeda antara batik tulis dan produk tekstil bermotif batik yang dibuat secara massal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung Komarudin Kudiya mengatakan nilai Batik Tulis Merawit tidak hanya terletak pada motif. Proses pengerjaan, identitas daerah, dan cerita budaya turut membentuk nilai produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Nilai Batik Tulis Merawit justru terletak pada keterampilan tangan, kehalusan pengerjaan, keaslian proses, identitas daerah, serta cerita budaya yang menyertainya,” ujar Komarudin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, inovasi tetap diperlukan untuk menghadapi persaingan industri tekstil. Namun, pengembangan tersebut harus menjaga karakter dan jati diri batik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diversifikasi Membuka Pasar Baru Batik Merawit<br>Selama ini, Batik Tulis Merawit banyak dipasarkan dalam bentuk kain panjang dan bahan busana. Pola konsumsi masyarakat yang semakin beragam membuat perajin perlu mencari bentuk pemanfaatan baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsumen muda, misalnya, cenderung membutuhkan produk yang praktis dan dapat digunakan dalam berbagai aktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Slayer dan Scarf Jadi Alternatif Produk<br>Pendampingan akademisi dan perajin menghasilkan sejumlah pengembangan produk. Beberapa di antaranya berupa slayer, scarf, dan tas kulit yang dipadukan dengan Batik Tulis Merawit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Slayer dan scarf menawarkan cara penggunaan yang lebih fleksibel. Konsumen dapat memadukannya dengan busana modern tanpa harus membeli kain panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan tersebut juga memungkinkan motif Merawit tampil dalam produk berukuran lebih kecil. Dengan demikian, karakter batik tetap terlihat sekaligus menyesuaikan kebutuhan penggunaan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Batik Merawit Dipadukan dengan Tas Kulit<br>Kombinasi Batik Merawit dan tas kulit memberikan peluang kolaborasi antara kriya tekstil dan produk fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Potongan kain bermotif Merawit dapat menjadi elemen visual pada tas. Perpaduan material tersebut menciptakan produk yang menggabungkan teknik tradisional dengan fungsi fashion kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Strategi tersebut juga berpotensi meningkatkan nilai tambah produk. Batik tulis dengan proses pengerjaan yang panjang memiliki karakter berbeda dari tekstil bermotif batik produksi massal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desain Motif Perlu Disesuaikan dengan Fungsi Produk<br>Diversifikasi tidak cukup dilakukan dengan memindahkan kain batik ke produk lain. Perajin perlu mempertimbangkan karakter produk sejak tahap perancangan motif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komposisi dan Ukuran Motif Menentukan Hasil Akhir<br>Motif yang dirancang untuk kain panjang belum tentu sesuai ketika diterapkan pada scarf atau bidang kecil sebuah tas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pendampingan mencakup pengamatan terhadap kualitas garis, kerapian isen, komposisi motif, warna, ukuran, repetisi, dan kemungkinan penerapannya pada berbagai produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komarudin menekankan pentingnya proses desain yang mempertimbangkan bentuk dan fungsi produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Inovasi produk tidak cukup dilakukan dengan memotong kain kemudian memasangnya pada benda lain,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, motif harus dirancang dengan memperhatikan bentuk produk, posisi visual, fungsi, dan karakter calon pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membuat inovasi tidak berhenti pada perubahan bentuk produk. Perajin juga dapat mengembangkan bahasa visual yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Akademisi dan Perajin Perkuat Pengembangan Produk<br>Program pemberdayaan ini memperlihatkan peran kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas perajin dalam mengembangkan kriya berbasis budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengetahuan Desain Bertemu Keterampilan Tradisional<br>Perguruan tinggi dapat memberikan pengetahuan mengenai desain, tekstil, fashion, pengembangan produk, dan pendekatan terhadap pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, perajin memiliki pengalaman produksi serta keterampilan teknis yang diperoleh melalui praktik dan pewarisan pengetahuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan kedua perspektif tersebut menciptakan ruang untuk mengembangkan produk tanpa memutus hubungan dengan tradisi lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model kolaborasi seperti ini juga dapat membantu perajin memahami kebutuhan konsumen secara lebih terstruktur. Pada saat yang sama, pengetahuan tradisional tetap menjadi fondasi dalam proses pengembangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Batik Merawit Didorong Lebih Adaptif terhadap Pasar<br>Persaingan dengan produk tekstil bermotif batik yang diproduksi secara massal menjadi salah satu tantangan bagi batik tulis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produk handmade memiliki proses produksi yang membutuhkan keterampilan dan waktu. Karena itu, persaingan berdasarkan harga semata dapat mengabaikan nilai yang terdapat dalam proses pembuatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diversifikasi dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah. Produk yang lebih beragam memungkinkan Batik Merawit menjangkau kebutuhan konsumen yang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan Identitas Tetap Menjadi Prioritas<br>Pengembangan produk tetap perlu menjaga keaslian teknik dan identitas Batik Tulis Merawit. Inovasi seharusnya memperluas pemanfaatan, bukan menghilangkan karakter tradisionalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut penting agar produk tetap memiliki pembeda ketika memasuki pasar fashion dan kriya yang lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendampingan Berlanjut untuk Penguatan Batik Merawit<br>Tim Dosen Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah Bandung berencana melanjutkan pendampingan kepada para perajin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fokus berikutnya mencakup penyempurnaan teknik, pengembangan desain, diversifikasi produk, dokumentasi, penguatan identitas, serta peningkatan kemampuan membaca kebutuhan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perajin Didorong Melanjutkan Inovasi Secara Mandiri<br>Pendampingan juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas perajin agar mampu meneruskan proses pengembangan produk secara mandiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komarudin menilai kolaborasi antara akademisi, perajin, komunitas, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam pengembangan Batik Tulis Merawit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, penguatan inovasi diharapkan membuat Batik Merawit tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya Cirebon. Produk ini juga berpeluang berkembang sebagai bagian dari industri kriya dan fashion bernilai tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan mempertahankan teknik tradisional sekaligus merespons kebutuhan konsumen, Batik Tulis Merawit dapat memperluas jangkauan pasar tanpa kehilangan identitas yang menjadi kekuatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.suara.com/lifestyle/2026/09/11/110603/new-balance-530-sepatu-lari-atau-fashion-ini-penjelasannya">New Balance 530 Sepatu Lari atau Fashion? Ini Penjelasannya</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/kriya-tekstil-dan-fashion-umb-angkat-batik-merawit/">Kriya Tekstil dan Fashion UMB Angkat Batik Merawit</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/kriya-tekstil-dan-fashion-umb-angkat-batik-merawit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melani Kembangkan Bisnis Fashion dari Hobi Menjahit</title>
		<link>https://veltrixa.id/melani-kembangkan-bisnis-fashion-dari-hobi-menjahit/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/melani-kembangkan-bisnis-fashion-dari-hobi-menjahit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 15:02:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Melani]]></category>
		<category><![CDATA[Menjahit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=547</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melani Kembangkan Bisnis Fashion Berawal dari Hobi MenjahitKetertarikan pada dunia jahit sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) menjadi awal perjalanan Melani membangun usaha fashion. Hobi yang dipelajari sejak usia muda tersebut kemudian berkembang menjadi keterampilan dan sumber penghasilan melalui Me and Gie Collection. Baca Juga &#8220;Duolingo Mengubah Nama-Nama Fashion yang Paling Sering Salah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/melani-kembangkan-bisnis-fashion-dari-hobi-menjahit/">Melani Kembangkan Bisnis Fashion dari Hobi Menjahit</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Melani Kembangkan Bisnis Fashion Berawal dari Hobi Menjahit<br>Ketertarikan pada dunia jahit sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) menjadi awal perjalanan Melani membangun usaha fashion. Hobi yang dipelajari sejak usia muda tersebut kemudian berkembang menjadi keterampilan dan sumber penghasilan melalui Me and Gie Collection.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://hypebae.com/id/2026/9/duolingo-new-york-fashion-week-phonetic-collection-t-shirt-where-to-buy">Duolingo Mengubah Nama-Nama Fashion yang Paling Sering Salah Diucapkan Menjadi Busana</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melani tidak langsung menguasai berbagai teknik menjahit ketika pertama kali belajar. Ia memulainya dari keterampilan paling dasar dan terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dorongan untuk belajar menjahit datang dari sang ibu. Saat Melani masih duduk di bangku SMP, ibunya mendorongnya mempelajari keterampilan tersebut sebagai bekal untuk masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Melani, kemampuan menjahit awalnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Namun, keterampilan tersebut kemudian membuka peluang yang lebih besar ketika ia mulai melihat potensi bisnis dari dunia fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belajar Menjahit dari Keterampilan Dasar<br>Melani mengawali proses belajar dengan latihan sederhana. Salah satunya membuat jahitan lurus yang menjadi dasar penting sebelum mempelajari teknik menjahit lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah menguasai keterampilan dasar, ia berusaha meningkatkan kemampuan melalui kursus jahit rumahan. Proses belajar tersebut membantunya memahami teknik yang lebih beragam dan memperkuat keterampilan yang telah diperoleh sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melani kemudian terus mengasah kemampuan menjahit hingga menekuni bidang tersebut sejak sekitar 1998. Pengalaman selama bertahun-tahun menjadi modal penting ketika ia mulai mengembangkan usaha secara lebih serius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses panjang tersebut juga membuat Melani memahami bahwa keterampilan tidak berhenti setelah seseorang menguasai teknik dasar. Ia terus belajar agar mampu mengikuti kebutuhan pelanggan dan menghasilkan pakaian dengan kualitas yang semakin baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keinginan untuk berkembang menjadi salah satu prinsip yang terus dipegang Melani. Ia menyadari bahwa usaha fashion membutuhkan kreativitas, ketelitian, serta kemauan untuk beradaptasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Pesanan Jahit hingga Membuat Desain Sendiri<br>Seiring bertambahnya pengalaman, aktivitas Melani tidak lagi sebatas menerima pesanan jahit. Ia mulai mengembangkan desain pakaian sendiri berdasarkan ide dan kebutuhan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses tersebut memberikan pengalaman baru bagi Melani. Ia tidak hanya mengerjakan pakaian berdasarkan pola atau permintaan, tetapi juga menerjemahkan gagasan menjadi sebuah produk fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan Me and Gie Collection. Pelanggan dapat memperoleh berbagai pilihan busana yang disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman mengerjakan beragam pesanan juga membantu Melani mengenali karakter setiap jenis pakaian. Busana formal tentu membutuhkan pendekatan berbeda dibandingkan pakaian kasual atau busana tradisional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Me and Gie Collection Hadirkan Beragam Produk Fashion<br>Me and Gie Collection kini mengembangkan berbagai jenis pakaian. Produk yang dikerjakan Melani mencakup seragam, pakaian kantor, gaun pesta, pakaian kasual, kebaya, hingga pakaian tradisional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keragaman tersebut membuat usaha jahitnya dapat melayani kebutuhan pelanggan yang berbeda. Konsumen tidak hanya membutuhkan pakaian untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga busana untuk acara khusus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seragam menjadi salah satu jenis pakaian yang membutuhkan ketelitian dalam pengerjaannya. Keseragaman ukuran, model, dan detail menjadi bagian yang perlu diperhatikan ketika mengerjakan pesanan dalam jumlah tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pakaian kantor juga memiliki kebutuhan tersendiri. Model biasanya perlu mempertimbangkan kesan rapi sekaligus kenyamanan sehingga dapat digunakan untuk menjalankan aktivitas profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, gaun pesta memberikan ruang lebih besar bagi Melani untuk mengeksplorasi desain. Detail potongan, bahan, dan ornamen dapat disesuaikan dengan konsep pakaian serta kebutuhan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjaga Kualitas Menjadi Bagian dari Pengembangan Usaha<br>Pengalaman panjang di bidang jahit menjadi bekal Melani untuk mempertahankan kualitas produknya. Ia memahami bahwa usaha fashion tidak hanya bergantung pada kemampuan membuat pakaian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepuasan pelanggan juga menjadi bagian penting dalam keberlangsungan usaha. Pakaian yang dibuat berdasarkan pesanan membutuhkan komunikasi yang baik agar hasil akhirnya sesuai dengan kebutuhan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketelitian dalam mengukur tubuh menjadi salah satu tahap penting dalam proses pembuatan pakaian. Kesalahan ukuran dapat memengaruhi kenyamanan sekaligus tampilan busana ketika dikenakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain ukuran, detail desain juga perlu diperhatikan sejak awal. Komunikasi mengenai model, warna, bahan, dan kebutuhan pemakaian dapat membantu mengurangi kesalahan dalam proses produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman selama puluhan tahun membantu Melani menghadapi beragam karakter pelanggan. Setiap pesanan menjadi kesempatan untuk mempertahankan keterampilan sekaligus mempelajari kebutuhan baru di pasar fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Semangat Belajar Mendorong Melani Memperluas Usaha<br>Melani tidak ingin berhenti pada kemampuan yang telah dimilikinya. Ia terus berupaya mengembangkan keterampilan dan memperluas usaha agar Me and Gie Collection dapat tumbuh lebih besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya pengen, saya belajar terus, saya pengen berkembang dan pengen lebih besar,” ujar Melani kepada RRI dalam dialog Jagongan UMKM di Pro 4, Senin (7/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut menggambarkan keinginannya untuk menjadikan pengalaman sebagai proses belajar berkelanjutan. Bagi pelaku usaha fashion, perkembangan tren dan kebutuhan konsumen membuat kemampuan beradaptasi menjadi hal yang penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melani juga tidak membatasi aktivitasnya hanya pada dunia jahit. Di tengah kesibukan mengelola usaha, ia aktif menjalankan peran sebagai master of ceremony atau MC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas sebagai MC memberikan pengalaman berbeda bagi Melani. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan memperluas pengalaman di luar bidang fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan komunikasi juga dapat mendukung kegiatan usaha. Pelaku UMKM perlu berinteraksi dengan pelanggan, memahami kebutuhan mereka, serta menjelaskan produk atau layanan yang ditawarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterampilan Dapat Menjadi Modal Mengembangkan UMKM<br>Melani melihat keterampilan sebagai salah satu modal yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi. Kemampuan yang awalnya dipelajari untuk kebutuhan pribadi dapat berubah menjadi pekerjaan ketika ditekuni secara serius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, UMKM dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan sekaligus memperoleh penghasilan. Peluang tersebut dapat dimulai dari kemampuan sederhana yang kemudian terus ditingkatkan melalui pengalaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan Melani menunjukkan bahwa membangun usaha tidak selalu harus dimulai dengan skala besar. Keterampilan yang dimiliki dapat menjadi titik awal untuk menghasilkan produk dan mengenali kebutuhan pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses tersebut membutuhkan konsistensi. Pelaku usaha perlu terus meningkatkan kemampuan, menjaga kualitas, dan menyesuaikan produk dengan perubahan kebutuhan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman Melani juga memperlihatkan pentingnya dukungan keluarga dalam tahap awal. Dorongan sang ibu untuk belajar menjahit menjadi salah satu faktor yang membuka jalan bagi perjalanan panjangnya di dunia fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Me and Gie Collection Menatap Peluang Pertumbuhan<br>Melani berharap Me and Gie Collection dapat terus berkembang pada masa mendatang. Ia ingin mempertahankan kualitas produk sekaligus menjangkau lebih banyak pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keinginan tersebut menjadi bagian dari perjalanan usaha yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Pengalaman sejak belajar menjahit di SMP menjadi fondasi bagi Melani untuk terus mengembangkan kemampuannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan usaha juga dapat dilakukan dengan memahami perubahan kebutuhan pelanggan. Dunia fashion terus bergerak sehingga pelaku usaha perlu memperhatikan model, kebutuhan konsumen, serta kualitas produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi usaha jahit rumahan, kemampuan memberikan layanan yang sesuai kebutuhan pelanggan dapat menjadi keunggulan. Konsumen memiliki kesempatan memperoleh pakaian yang dibuat berdasarkan ukuran dan kebutuhan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.idntimes.com/life/women/daftar-diskon-9-9-fashion-00-98756-bnfmj1">Ini Daftar Diskon 9.9 Fashion, Dijamin Belanja Jadi Makin Hemat!</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/melani-kembangkan-bisnis-fashion-dari-hobi-menjahit/">Melani Kembangkan Bisnis Fashion dari Hobi Menjahit</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/melani-kembangkan-bisnis-fashion-dari-hobi-menjahit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tren Fashion Girlie Digemari Generasi Alfa, Ini Inspirasinya</title>
		<link>https://veltrixa.id/tren-fashion-girlie-digemari-generasi-alfa-ini-inspirasinya/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/tren-fashion-girlie-digemari-generasi-alfa-ini-inspirasinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:58:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Alfa]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasinya]]></category>
		<category><![CDATA[Tren Fashion Girlie]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=544</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tren Fashion Girlie Mulai Digemari Generasi Alfa, Ini Inspirasi BusananyaTren fashion girlie yang identik dengan tampilan manis, feminin, dan penuh warna mulai menarik perhatian Generasi Alfa. Gaya tersebut kini tidak hanya terlihat pada remaja atau orang dewasa, tetapi juga mulai dikenakan anak-anak hingga kelompok usia ABG. Baca Juga &#8220;100 Tahun Rahmi Hatta dan Warisan Fashion [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/tren-fashion-girlie-digemari-generasi-alfa-ini-inspirasinya/">Tren Fashion Girlie Digemari Generasi Alfa, Ini Inspirasinya</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Tren Fashion Girlie Mulai Digemari Generasi Alfa, Ini Inspirasi Busananya<br>Tren fashion girlie yang identik dengan tampilan manis, feminin, dan penuh warna mulai menarik perhatian Generasi Alfa. Gaya tersebut kini tidak hanya terlihat pada remaja atau orang dewasa, tetapi juga mulai dikenakan anak-anak hingga kelompok usia ABG.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://women.okezone.com/read/2026/09/08/194/3240870/100-tahun-rahmi-hatta-dan-warisan-fashion-perempuan-indonesia">100 Tahun Rahmi Hatta dan Warisan Fashion Perempuan Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Popularitas gaya feminin membuat pilihan busana anak semakin beragam. Rok, gaun, pita, serta warna-warna cerah dapat menjadi bagian dari penampilan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, penerapan tren fashion girlie pada anak tetap membutuhkan perhatian khusus. Model pakaian sebaiknya mengikuti usia, aktivitas, dan kebutuhan anak agar penampilan tetap nyaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang tua juga dapat menjadikan tren sebagai sarana mengenalkan anak pada pilihan busana. Anak tetap memiliki kesempatan mengekspresikan diri tanpa harus mengenakan pakaian yang membuat mereka terlihat lebih dewasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu inspirasi dapat ditemukan melalui koleksi LUCID by Lucette yang tampil dalam Indonesia Fashion Week 2026. Label tersebut menghadirkan busana untuk anak perempuan dengan karakter feminin yang tetap mempertahankan nuansa ceria dan playful.</p>



<p class="wp-block-paragraph">LUCID by Lucette Hadirkan Gaya Feminin untuk Anak<br>Koleksi LUCID by Lucette menunjukkan bagaimana gaya girlie dapat diterapkan pada busana anak. Desainnya menggabungkan unsur feminin dengan karakter yang dekat dengan kehidupan anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut terlihat melalui pemilihan model pakaian yang tidak hanya mengutamakan tampilan. Koleksi juga mempertimbangkan karakter anak yang aktif dan membutuhkan keleluasaan saat bergerak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep koleksi mengambil inspirasi dari kehidupan anak pada masa sekolah. Semangat muda, petualangan, dan warna-warni kehidupan menjadi bagian dari gagasan yang diusung label tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perwakilan label menyampaikan konsep tersebut melalui unggahan di Instagram. Koleksi disebut terinspirasi dari semangat muda, petualangan, serta warna-warni kehidupan di masa sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inspirasi itu membuat busana feminin tidak tampil terlalu formal. Koleksi justru mempertahankan kesan ringan yang dapat menggambarkan dunia anak-anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran koleksi tersebut juga memperlihatkan bahwa busana anak memiliki ruang untuk mengeksplorasi berbagai karakter. Gaya feminin dapat hadir melalui potongan, warna, dan aksesori tanpa harus menghilangkan unsur kekanak-kanakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rok dan Gaun Jadi Pilihan Utama<br>Rok dan gaun menjadi dua elemen yang paling menonjol dalam koleksi tersebut. Keduanya selama ini dikenal sebagai jenis busana yang kuat dengan karakter feminin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada busana anak, rok dan gaun dapat dipilih berdasarkan aktivitas yang akan dilakukan. Model sederhana bisa digunakan untuk kegiatan santai, sedangkan desain yang lebih dekoratif dapat digunakan untuk acara tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Panjang pakaian juga menjadi aspek penting. Koleksi LUCID by Lucette menampilkan rok dan gaun dengan panjang yang menutupi lutut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan panjang tersebut dapat membantu menjaga tampilan tetap sesuai dengan karakter anak. Model seperti ini juga memberikan fleksibilitas ketika anak harus bergerak, bermain, atau mengikuti kegiatan sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang tua tidak harus menghindari rok atau gaun dengan potongan lebih pendek. Penggunaan legging dapat menjadi alternatif untuk memberikan lapisan tambahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Paduan tersebut juga tetap dapat mempertahankan kesan girlie. Rok atau gaun dapat dipadukan dengan legging berwarna netral agar tampilan tidak terlihat terlalu ramai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padu Padankan Busana dengan Gaya yang Lebih Santai<br>Tren fashion girlie tidak selalu mengharuskan anak mengenakan pakaian yang sangat feminin dari ujung kepala hingga kaki. Orang tua dapat mengombinasikan satu elemen girlie dengan pakaian kasual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rok dapat dipadukan dengan kaus polos atau atasan sederhana. Kombinasi tersebut menghasilkan tampilan feminin yang tetap santai dan cocok untuk berbagai aktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gaun juga dapat dikenakan bersama outer ringan ketika cuaca atau kegiatan membutuhkan lapisan tambahan. Pemilihan aksesori dapat dibuat sederhana agar anak tetap nyaman sepanjang hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan padu padan memberikan ruang bagi anak untuk mengenali gaya yang mereka sukai. Mereka dapat mencoba berbagai kombinasi tanpa harus terpaku pada satu tampilan tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cara tersebut juga membantu orang tua mengoptimalkan pakaian yang sudah dimiliki. Satu rok atau gaun dapat menghasilkan beberapa penampilan berbeda melalui perubahan atasan, aksesori, atau alas kaki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pita Berikan Sentuhan Manis pada Penampilan<br>Aksesori menjadi bagian penting dalam membangun tampilan girlie. Pita termasuk pilihan yang sederhana dan mudah digunakan untuk memberikan sentuhan feminin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pita dapat dikenakan pada rambut, kerah pakaian, atau bagian tertentu pada busana. Ukuran dan warnanya dapat disesuaikan dengan pakaian agar keseluruhan penampilan tetap seimbang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk kegiatan sehari-hari, aksesori berukuran sederhana dapat menjadi pilihan. Anak tetap mendapatkan sentuhan manis tanpa merasa terganggu ketika beraktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksesori juga dapat membantu anak mengeksplorasi gaya secara bertahap. Mereka dapat memilih warna atau bentuk yang sesuai dengan karakter dan kesukaan masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pita, aksesori lain dapat digunakan selama tidak mengganggu aktivitas. Orang tua sebaiknya memperhatikan ukuran, bahan, dan cara pemakaian agar aksesori tetap nyaman digunakan anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warna Cerah Perkuat Karakter Playful<br>Warna menjadi elemen lain yang dapat memperkuat gaya fashion girlie. Warna-warna cerah mampu memberikan kesan ceria dan sesuai dengan karakter dunia anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kombinasi warna juga dapat dibuat lebih berani tanpa terlihat berlebihan. Misalnya, rok berwarna cerah dapat dipadukan dengan atasan berwarna netral.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, pakaian dengan warna lembut dapat dipadukan dengan aksesori yang memiliki warna lebih mencolok. Cara tersebut membuat penampilan tetap memiliki aksen tanpa terlihat terlalu ramai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permainan warna juga memberikan kesempatan bagi anak untuk mengenali preferensi mereka. Pilihan tersebut dapat berkembang seiring bertambahnya usia dan perubahan minat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam koleksi LUCID by Lucette, unsur warna turut mendukung konsep yang mengangkat kehidupan anak. Warna-warni menjadi bagian dari visual yang menggambarkan semangat muda dan aktivitas pada masa sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan Bahan dan Ukuran Tidak Kalah Penting<br>Tampilan bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan ketika memilih busana anak. Material pakaian juga berpengaruh terhadap kenyamanan saat dikenakan dalam waktu lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang tua dapat mempertimbangkan bahan yang terasa nyaman dan memungkinkan anak bergerak dengan leluasa. Pilihan tersebut semakin penting ketika pakaian digunakan untuk kegiatan sekolah atau bermain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ukuran juga sebaiknya tidak terlalu sempit. Pakaian yang membatasi gerakan dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan mengurangi keleluasaan mereka saat beraktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, pakaian yang terlalu longgar juga perlu diperhatikan. Potongan yang tidak sesuai dapat mengganggu pergerakan atau membuat anak kesulitan menjalankan aktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, tren sebaiknya menjadi referensi, bukan aturan yang harus diikuti sepenuhnya. Orang tua tetap dapat menyesuaikan model dengan kebutuhan dan karakter masing-masing anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gaya Girlie Tetap Perlu Mengikuti Usia Anak<br>Perkembangan tren fashion anak turut dipengaruhi oleh berbagai sumber visual yang mereka temui sehari-hari. Media sosial, konten hiburan, dan lingkungan pertemanan dapat mengenalkan anak pada beragam gaya berpakaian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi tersebut membuat peran orang tua semakin penting dalam menentukan pilihan busana. Anak dapat mengikuti tren, tetapi orang tua tetap dapat membantu mereka memahami pakaian yang sesuai dengan usia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://www.popmama.com/life/fashion-and-beauty/fashion-jing-boran-pemeran-luke-yang-gantengnya-next-level-00-5lr4b-jmb5wm">10 Fashion Jing Boran, Pemeran Luke di Dracin The Early Spring</a></strong></em>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/tren-fashion-girlie-digemari-generasi-alfa-ini-inspirasinya/">Tren Fashion Girlie Digemari Generasi Alfa, Ini Inspirasinya</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/tren-fashion-girlie-digemari-generasi-alfa-ini-inspirasinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Gaya Lingling Kwong, Perempuan Tercantik 2026</title>
		<link>https://veltrixa.id/7-gaya-lingling-kwong-perempuan-tercantik-2026/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/7-gaya-lingling-kwong-perempuan-tercantik-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 08:12:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[gaya]]></category>
		<category><![CDATA[Lingling Kwong]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=541</guid>

					<description><![CDATA[<p>7 Gaya Fashion Lingling Kwong, dari Elegan hingga BoldLingling Kwong menjadi salah satu aktris yang mencuri perhatian pada 2026. Aktris Thai-Hong Kong tersebut disebut meraih gelar Most Beautiful Woman Alive 2026 versi Netizens Choice Magazine setelah memperoleh lebih dari 22 juta suara dari penggemar global. Baca Juga &#8220;Dari Y2K hingga Rok Balon, Ini Alasan Tren [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/7-gaya-lingling-kwong-perempuan-tercantik-2026/">7 Gaya Lingling Kwong, Perempuan Tercantik 2026</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">7 Gaya Fashion Lingling Kwong, dari Elegan hingga Bold<br>Lingling Kwong menjadi salah satu aktris yang mencuri perhatian pada 2026. Aktris Thai-Hong Kong tersebut disebut meraih gelar Most Beautiful Woman Alive 2026 versi Netizens Choice Magazine setelah memperoleh lebih dari 22 juta suara dari penggemar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://jatim.jpnn.com/jatim-terkini/48256/dari-y2k-hingga-rok-balon-ini-alasan-tren-fashion-lama-kembali-populer">Dari Y2K hingga Rok Balon, Ini Alasan Tren Fashion Lama Kembali Populer</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Popularitas Lingling tidak hanya berasal dari kiprahnya di dunia hiburan. Ia juga dikenal memiliki gaya fashion yang fleksibel dan mampu menyesuaikan penampilan dengan berbagai kesempatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lingling dapat tampil elegan ketika menghadiri acara formal. Di kesempatan lain, ia juga mampu memadukan busana kasual, edgy, hingga bold tanpa kehilangan karakter personalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut tujuh gaya Lingling Kwong yang memperlihatkan variasi penampilannya sepanjang 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">1. Dress Feminin untuk Acara Formal<br>Lingling kerap memilih dress dengan potongan feminin ketika menghadiri acara formal. Siluet yang elegan membuat penampilannya terlihat anggun tanpa memberikan kesan berlebihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan tersebut menunjukkan kemampuannya menyesuaikan busana dengan suasana acara. Detail potongan dan pemilihan warna menjadi bagian penting yang memperkuat karakter penampilannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2. Tampil Elegan di Fashion Week<br>Lingling juga semakin dikenal sebagai figur fashion setelah menghadiri berbagai agenda mode. Ia beberapa kali terlihat di acara fashion bergengsi, termasuk agenda yang berkaitan dengan Dior.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadirannya di Fashion Week memperlihatkan sisi fashion-forward yang berbeda dari penampilan sehari-harinya. Ia mampu membawa gaya personal ke dalam tampilan yang lebih formal dan sophisticated.</p>



<p class="wp-block-paragraph">3. Jeans dan Basic Pieces untuk Gaya Kasual<br>Tidak selalu tampil glamor, Lingling juga nyaman mengenakan busana kasual. Ia memadukan jeans dengan basic pieces untuk menciptakan tampilan yang sederhana tetapi tetap stylish.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kombinasi tersebut memberikan kesan effortless dan mudah diterapkan. Gaya kasual seperti ini juga menunjukkan bahwa penampilan menarik tidak selalu membutuhkan busana dengan detail yang rumit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">4. Setelan Putih untuk Tampilan Edgy<br>Lingling sesekali mengeksplorasi gaya yang lebih edgy. Potongan rambut pendek dipadukan dengan setelan two-piece bernuansa putih menghasilkan penampilan yang tegas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warna putih memberikan kesan bersih pada keseluruhan outfit. Sementara itu, siluet setelan membantu menciptakan karakter yang lebih modern dan berbeda dari gaya feminin yang biasa dikenakannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">5. Bustier Hitam dan Celana Loose<br>Untuk penampilan di atas panggung, Lingling pernah mengenakan bustier hitam bersama celana berpotongan loose. Ia melengkapi outfit tersebut dengan ikat pinggang yang memiliki detail stud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perpaduan tersebut memberikan kesan bold dan modern. Kontras antara atasan yang lebih fitted dan celana longgar juga membuat siluet outfit terlihat lebih dinamis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">6. Gaya Fierce dalam Pemotretan Calvin Klein<br>Sisi berbeda Lingling terlihat dalam pemotretan untuk Calvin Klein. Ia tampil dengan bra top dan underwear yang dipadukan dengan celana jeans.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut menghadirkan karakter yang lebih berani dan fierce. Pemilihan jeans sebagai salah satu elemen busana juga memberikan keseimbangan antara kesan kasual dan sensual dalam pemotretan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">7. Look Bold dan Polished di Paris Fashion Week<br>Penampilan Lingling di Paris Fashion Week memperlihatkan eksplorasi fashion yang lebih berani. Saat menghadiri agenda Dior, ia tampil dengan look yang bold sekaligus polished.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gaya tersebut memperkuat citranya sebagai figur yang mampu bereksperimen dengan fashion. Lingling tidak terpaku pada satu estetika, tetapi menyesuaikan penampilan dengan karakter acara yang dihadirinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gaya Lingling Kwong Menunjukkan Karakter Fashion yang Fleksibel<br>Tujuh penampilan tersebut memperlihatkan bagaimana Lingling Kwong mengeksplorasi berbagai karakter fashion. Ia dapat tampil feminin dan elegan dalam acara formal, tetapi juga mampu beralih ke gaya kasual, edgy, hingga bold.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu daya tarik Lingling sebagai figur publik. Perpaduan antara pilihan busana, styling, dan kepercayaan diri membuat setiap penampilannya memiliki karakter berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gaya fashion Lingling juga menunjukkan bahwa personal style tidak harus terpaku pada satu kategori. Eksplorasi berbagai siluet dan estetika dapat membuat penampilan terasa lebih dinamis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring meningkatnya perhatian terhadap karier dan penampilannya pada 2026, gaya Lingling Kwong berpotensi terus menjadi sorotan. Pilihan busananya pun dapat menjadi inspirasi bagi penggemar yang ingin mengeksplorasi gaya elegan, kasual, hingga lebih berani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://wolipop.detik.com/makeup-and-skincare/d-8648800/bellayu-rilis-catokan-warna-pink-pastel-terinspirasi-dari-tren-fashion">Bellayu Rilis Catokan Warna Pink Pastel, Terinspirasi dari Tren Fashion</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/7-gaya-lingling-kwong-perempuan-tercantik-2026/">7 Gaya Lingling Kwong, Perempuan Tercantik 2026</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/7-gaya-lingling-kwong-perempuan-tercantik-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tren Fashion Lawas Kembali Populer, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://veltrixa.id/tren-fashion-lawas-kembali-populer-ini-penyebabnya/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/tren-fashion-lawas-kembali-populer-ini-penyebabnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 08:08:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Tren Fashion Lawas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=538</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tren Fashion Lawas Kembali Populer Mengikuti Siklus ModeSejumlah tren fashion lawas kembali mendapat perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Motif polkadot, gaya Y2K, sepatu balet, atasan renda klasik, rok balon, hingga pakaian berlapis mulai kembali terlihat dalam perkembangan mode saat ini. Fenomena tersebut tidak muncul secara kebetulan. Ketua Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle FIK [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/tren-fashion-lawas-kembali-populer-ini-penyebabnya/">Tren Fashion Lawas Kembali Populer, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Tren Fashion Lawas Kembali Populer Mengikuti Siklus Mode<br>Sejumlah tren fashion lawas kembali mendapat perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Motif polkadot, gaya Y2K, sepatu balet, atasan renda klasik, rok balon, hingga pakaian berlapis mulai kembali terlihat dalam perkembangan mode saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena tersebut tidak muncul secara kebetulan. Ketua Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle FIK Universitas Surabaya (Ubaya), Hany Mustikasari, M.Ds., menjelaskan bahwa kembalinya tren lama berkaitan dengan teori siklus fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teori Siklus Fashion Menjelaskan Kembalinya Tren Lama<br>Hany menjelaskan bahwa sebuah tren fashion umumnya melewati sejumlah tahapan sebelum kembali mendapatkan perhatian. Siklus tersebut dimulai dari kemunculan tren, pengenalan kepada masyarakat, peningkatan popularitas, penurunan minat, hingga fase ketika tren mulai dilupakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.suarasurabaya.net/ekonomibisnis/2026/fabriku-resmi-hadir-di-surabaya-buka-akses-baru-untuk-kebutuhan-bahan-fashion/">Fabriku Resmi Hadir di Surabaya, Buka Akses Baru untuk Kebutuhan Bahan Fashion</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di dalam dunia fashion, kami mengenal teori siklus fashion yang menjelaskan bagaimana setiap tren memiliki fase tersendiri. Tahapannya dimulai dari kemunculan, dikenalkan kepada masyarakat, populer di puncak, mulai surut, hingga tren tersebut dilupakan oleh masyarakat,” ujar Hany, Sabtu, 5 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, siklus tersebut membuat tren tertentu memiliki peluang untuk kembali muncul setelah melewati periode penurunan popularitas. Namun, tidak semua gaya lama otomatis kembali menjadi tren.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tren Fashion Lama Bisa Kembali dalam 15 hingga 30 Tahun<br>Dalam siklus fashion yang umum, sebuah tren dapat kembali populer setelah melewati rentang waktu sekitar 15 hingga 30 tahun. Jarak tersebut memungkinkan gaya yang sebelumnya dianggap ketinggalan zaman kembali dipandang menarik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kembalinya tren lama juga berkaitan dengan pengalaman generasi yang berbeda. Orang yang pernah mengalami masa kejayaan sebuah tren dapat merasakan nostalgia ketika gaya tersebut kembali muncul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada saat yang sama, generasi lebih muda dapat melihat tren tersebut sebagai sesuatu yang baru. Mereka mungkin tidak mengalami periode ketika gaya tersebut pertama kali populer sehingga memiliki rasa penasaran untuk mencobanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nostalgia dan Rasa Penasaran Mendorong Tren Lawas<br>Hany menilai nostalgia menjadi salah satu faktor yang mendorong kebangkitan tren fashion dari masa lalu. Pengalaman terhadap gaya tertentu dapat memunculkan kembali ketertarikan ketika elemen fashion tersebut hadir dalam bentuk baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kembalinya sebuah tren biasanya dipicu oleh rasa rindu atau nostalgia dari orang-orang yang sempat merasakan titik populernya sebuah tren fashion tertentu di masa lalu. Di waktu yang bersamaan, generasi yang lebih muda memiliki rasa penasaran karena tidak sempat mengalami tren tersebut,” ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena tersebut membuat satu tren dapat diterima oleh kelompok usia yang berbeda dengan alasan yang tidak selalu sama. Generasi yang lebih tua dapat menganggapnya sebagai bentuk nostalgia, sedangkan generasi muda melihatnya sebagai bagian dari eksplorasi gaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Refashioned Memperpanjang Masa Pakai Produk Fashion<br>Kembalinya tren lama juga dapat memberikan peluang untuk menerapkan konsep keberlanjutan dalam industri fashion. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah refashioned.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Refashioned merupakan praktik memodifikasi produk fashion yang sudah ada agar sesuai dengan kebutuhan dan selera saat ini. Cara tersebut memungkinkan pakaian lama digunakan kembali tanpa harus selalu membuat produk baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terdapat istilah yang disebut refashioned yang terjadi ketika sebuah produk fashion dimodifikasi sedemikian rupa agar dapat diterima oleh masyarakat.&nbsp;<mark>Dengan demikian, kita dapat memperpanjang masa pakainya sekaligus mengurangi limbah fashion,” kata Hany.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut dapat menjadi alternatif dalam mengurangi pembuangan pakaian yang masih memiliki potensi untuk digunakan. Produk lama juga dapat memperoleh tampilan baru melalui perubahan desain, bahan, warna, atau detail tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tren Lawas Mengalami Penyesuaian Sebelum Kembali Populer<br>Menurut Hany, tren fashion lawas tidak selalu kembali dalam bentuk yang sama seperti ketika pertama kali populer. Desainer perlu melakukan sejumlah penyesuaian agar gaya lama dapat diterima oleh konsumen masa kini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyesuaian tersebut dapat mencakup estetika, model, warna, bahan, teknologi produksi, serta aspek kenyamanan. Kemudahan penggunaan dan perawatan juga menjadi pertimbangan dalam mengembangkan kembali tren dari masa lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, tren lama yang muncul kembali sering kali memiliki karakter berbeda dari versi aslinya. Unsur khas dari periode sebelumnya tetap dipertahankan, tetapi tampilannya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Industri Fashion Perlu Memadukan Tren dan Keberlanjutan<br>Kebangkitan tren lama menunjukkan bahwa perkembangan fashion tidak selalu bergerak secara linear. Gaya yang pernah ditinggalkan dapat kembali mendapatkan tempat ketika kondisi sosial, budaya, dan selera masyarakat berubah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena tersebut juga membuka ruang bagi industri fashion untuk mengembangkan produk secara lebih berkelanjutan. Pemanfaatan kembali pakaian lama melalui modifikasi dapat membantu memperpanjang usia produk sekaligus mengurangi potensi limbah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hany menilai pemahaman terhadap desain dan keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pendidikan fashion. Mahasiswa tidak hanya perlu menguasai keterampilan membuat desain, tetapi juga memahami dampak karya mereka terhadap lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Desain Fashion dan Produk Lifestyle Ubaya, menurut Hany, membekali mahasiswa dengan kemampuan desain sekaligus keterampilan pendukung. Pendidikan tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu menghasilkan karya fashion dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kembalinya polkadot, Y2K, sepatu balet, renda klasik, rok balon, dan pakaian berlapis menjadi contoh bagaimana tren lama dapat menemukan kembali relevansinya. Perubahan selera tidak selalu menghapus gaya masa lalu, tetapi dapat mengemasnya kembali sesuai kebutuhan generasi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, siklus fashion menunjukkan bahwa tren dapat berulang dengan bentuk yang berbeda. Ketika nostalgia bertemu kreativitas dan kebutuhan akan keberlanjutan, fashion lawas tidak hanya kembali sebagai gaya, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk memperpanjang usia produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.jpnn.com/news/enam-brand-modest-fashion-perkenalkan-inovasi-produk-di-muslim-lifefest-2026">Enam Brand Modest Fashion Perkenalkan Inovasi Produk di Muslim LifeFest 2026</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/tren-fashion-lawas-kembali-populer-ini-penyebabnya/">Tren Fashion Lawas Kembali Populer, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/tren-fashion-lawas-kembali-populer-ini-penyebabnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wastra Hitakara Dorong ASN Peduli Endek dan IKM Bali</title>
		<link>https://veltrixa.id/wastra-hitakara-dorong-asn-peduli-endek-dan-ikm-bali/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/wastra-hitakara-dorong-asn-peduli-endek-dan-ikm-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 08:58:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Endek]]></category>
		<category><![CDATA[IKM Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Wastra Hitakara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=534</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wastra Hitakara Dorong ASN Gunakan Endek dan Dukung IKM BaliDekranasda Bali Fashion Day bertajuk “Wastra Hitakara” menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Bali memperkuat pelestarian kain tenun endek sekaligus menggerakkan industri kecil dan menengah (IKM) lokal. Baca Juga &#8220;Fashion Show Kolaborasi Meriahkan Festival QRIS Pasar Aceh&#8220; Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/wastra-hitakara-dorong-asn-peduli-endek-dan-ikm-bali/">Wastra Hitakara Dorong ASN Peduli Endek dan IKM Bali</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Wastra Hitakara Dorong ASN Gunakan Endek dan Dukung IKM Bali<br>Dekranasda Bali Fashion Day bertajuk “Wastra Hitakara” menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Bali memperkuat pelestarian kain tenun endek sekaligus menggerakkan industri kecil dan menengah (IKM) lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://diskominfo.bandaacehkota.go.id/2026/08/17/fashion-show-kolaborasi-meriahkan-festival-qris-pasar-aceh/">Fashion Show Kolaborasi Meriahkan Festival QRIS Pasar Aceh</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Senin (31/8). Acara menghadirkan kolaborasi antara kain endek, desainer lokal, model, koreografer, serta musisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memperkenalkan kreativitas busana berbasis wastra Bali, kegiatan tersebut mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk berperan sebagai pengguna dan konsumen produk IKM serta UMKM Bali Bangkit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan Busana Endek Dorong Pelestarian Wastra Bali<br>Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster mengatakan penggunaan endek oleh ASN memiliki tujuan yang lebih luas daripada menciptakan keseragaman busana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan Gubernur Bali mewajibkan penggunaan busana berbahan endek setiap Selasa dan Jumat. ASN juga menggunakan kain endek sebagai bagian dari busana adat pada Kamis, HUT Pemerintah Provinsi Bali, serta rahina Purnama dan Tilem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Putri Koster, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya berupa kain tenun tradisional Bali. Setiap wilayah di Bali memiliki karakter motif dan kekhasan wastra yang perlu terus dipertahankan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan endek secara konsisten juga diharapkan menciptakan permintaan terhadap produk perajin. Peningkatan permintaan dapat membantu menjaga aktivitas ekonomi penenun, perajin, dan pelaku IKM yang bergantung pada produksi wastra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ASN Diajak Membeli Produk Perajin Lokal<br>Putri Koster mengajak ASN tidak hanya menggunakan kain endek sebagai bagian dari ketentuan busana. Ia mendorong ASN ikut membeli produk IKM Bali Bangkit dan produk perajin dari sentra endek di berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pilihan konsumen memiliki pengaruh terhadap keberlanjutan industri kerajinan lokal. Semakin besar masyarakat menggunakan produk buatan perajin Bali, semakin terbuka pula peluang bagi produk tersebut untuk berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Mari kita belajar bersama untuk mencintai produk lokal buatan perajin Bali, perajin yang merupakan saudara kita sendiri.</mark><mark>Jika bukan kita yang peduli terhadap warisan leluhur, siapa lagi yang akan menjaganya?</mark>” tegas Putri Koster.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ajakan tersebut sekaligus menempatkan ASN sebagai bagian dari ekosistem ekonomi lokal. Penggunaan dan pembelian produk daerah dapat menjadi bentuk dukungan langsung terhadap keberlangsungan usaha perajin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Putri Koster Ingatkan Persaingan Produk dari Luar Bali<br>Putri Koster juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan produk kerajinan lokal hanya karena produk dari luar daerah memiliki harga lebih murah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai masuknya produk luar Bali dapat menjadi tantangan bagi keberlangsungan perajin lokal. Kondisi tersebut perlu dihadapi dengan meningkatkan kecintaan terhadap produk daerah dan memperluas pasar bagi hasil produksi perajin Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Jangan sampai produk kita semakin terpinggirkan, bahkan hilang, karena kita lebih memilih membeli dan menggunakan produk troso, yakni produk buatan luar Bali yang didatangkan dan dijual di Bali dengan harga murah,” ujarnya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pelestarian wastra tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Masyarakat sebagai konsumen juga memiliki peran penting dalam menjaga keberadaan produk budaya dan industri kreatif lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wastra Hitakara Padukan Endek dan Kreativitas Desainer<br>Dekranasda Bali Fashion Day menjadi bagian dari trilogi fashion show yang digelar Dekranasda Provinsi Bali. Acara tersebut tidak hanya menampilkan busana, tetapi juga mempertemukan berbagai unsur dalam industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kain tenun endek menjadi salah satu elemen utama dalam peragaan busana. Desainer muda Bali kemudian mengolahnya melalui rancangan yang memadukan karakter tradisional dengan pendekatan mode yang lebih kontemporer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertunjukan juga melibatkan model, koreografi, dan komposisi musik. Kolaborasi tersebut membuat kain endek tampil dalam format yang lebih dekat dengan perkembangan industri mode.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan kreatif seperti ini dapat membantu memperluas penggunaan endek. Wastra tradisional tidak hanya dipertahankan sebagai simbol budaya, tetapi juga dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dekranasda Dorong Ekosistem Industri Mode Berbasis Wastra<br>Dekranasda Provinsi Bali berupaya membangun ekosistem mode yang melibatkan perajin, penenun, desainer, pelaku IKM, dan konsumen. Setiap unsur memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan rantai produksi kain endek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perajin dan penenun berperan menjaga kualitas serta karakter kain. Sementara itu, desainer dapat mengembangkan produk dengan desain yang sesuai kebutuhan pasar tanpa menghilangkan identitas wastra Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsumen kemudian menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pasar. Ketika permintaan terhadap produk lokal meningkat, peluang bagi pelaku IKM untuk mempertahankan dan mengembangkan produksi juga semakin terbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, Dekranasda Bali Fashion Day membawa pesan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan bersama dengan penguatan ekonomi. Kain endek dapat tetap memiliki identitas tradisional sekaligus berkembang sebagai bagian dari industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gubernur Bali Apresiasi Promosi Produk IKM dan UMKM<br>Gubernur Bali Wayan Koster turut hadir menyaksikan Dekranasda Bali Fashion Day. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu cara kreatif untuk memperkenalkan produk IKM dan UMKM kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Koster, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi produsen dan penjual produk lokal. Selain itu, kegiatan bersama dapat memperkuat interaksi dan kebersamaan di lingkungan perangkat daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Secara khusus, kegiatan ini memberikan kesan tersendiri dalam cara mempromosikan produk IKM/UMKM secara tidak langsung dan memberikan dampak positif bagi penjual maupun produsen,” ujar Koster.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut turut menggairahkan suasana internal perangkat daerah. Koster juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Empat Perangkat Daerah Ikut Meramaikan Fashion Day<br>Dekranasda Bali Fashion Day kali ini melibatkan empat perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Keempatnya berpartisipasi dalam kegiatan yang menggabungkan promosi produk lokal dengan kreativitas busana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perangkat daerah yang terlibat terdiri dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali. Selanjutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali juga mengambil bagian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua perangkat daerah lainnya adalah Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali serta Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan lintas perangkat daerah memperlihatkan bahwa promosi produk lokal dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas pemerintahan. Pendekatan tersebut juga membuka ruang bagi ASN untuk terlibat langsung dalam pengenalan produk IKM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wastra Hitakara Perkuat Peran ASN dalam Ekonomi Lokal<br>Dekranasda Bali Fashion Day “Wastra Hitakara” menempatkan kain endek sebagai bagian dari budaya sekaligus aktivitas ekonomi. Pelibatan ASN memperluas peran pemerintah dalam membangun permintaan terhadap produk perajin lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberlanjutan gerakan tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah dapat memperkuat kebijakan, perajin menjaga kualitas, desainer menciptakan inovasi, sedangkan masyarakat memberikan dukungan melalui pilihan konsumsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kolaborasi tersebut, kain endek memiliki peluang untuk terus berkembang tanpa kehilangan identitas budayanya. Pada saat yang sama, peningkatan penggunaan produk lokal dapat membantu memperkuat aktivitas IKM dan UMKM Bali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://pontianakinfo.disway.id/news/read/29059/dari-idol-ke-first-face-momen-fashion-dylan-baru-saja-dimulai">Dari Idol ke First Face: Momen Fashion Dylan Baru Saja Dimulai</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/wastra-hitakara-dorong-asn-peduli-endek-dan-ikm-bali/">Wastra Hitakara Dorong ASN Peduli Endek dan IKM Bali</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/wastra-hitakara-dorong-asn-peduli-endek-dan-ikm-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>34 Kelurahan Kota Pasuruan Tampilkan Street Art Fashion Carnival</title>
		<link>https://veltrixa.id/34-kelurahan-kota-pasuruan-tampilkan-street-art-fashion-carnival/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/34-kelurahan-kota-pasuruan-tampilkan-street-art-fashion-carnival/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 08:51:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Street Art Fashion Carnival]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=531</guid>

					<description><![CDATA[<p>34 Kelurahan Kota Pasuruan Tampilkan Street Art Fashion CarnivalMalam puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Pasuruan berlangsung semarak. Pemerintah Kota Pasuruan menghadirkan Street Art Fashion Carnival yang melibatkan 34 kelurahan untuk menampilkan kreativitas seni dan budaya masyarakat. Baca Juga &#8220;Terungkap! Istri Gubernur Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Halijam Punya Bisnis Fashion&#8220; Rangkaian acara [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/34-kelurahan-kota-pasuruan-tampilkan-street-art-fashion-carnival/">34 Kelurahan Kota Pasuruan Tampilkan Street Art Fashion Carnival</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">34 Kelurahan Kota Pasuruan Tampilkan Street Art Fashion Carnival<br>Malam puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Pasuruan berlangsung semarak. Pemerintah Kota Pasuruan menghadirkan Street Art Fashion Carnival yang melibatkan 34 kelurahan untuk menampilkan kreativitas seni dan budaya masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://www.rctiplus.com/news/detail/gaya-hidup/5465114/terungkap--istri-gubernur-kalimantan-tengah-aisyah-thisia-halijam-punya-bisnis-fashion">Terungkap! Istri Gubernur Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Halijam Punya Bisnis Fashion</a></strong></em>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian acara berlangsung di Gedung Harmoni Kota Pasuruan. Setelah parade busana, masyarakat menikmati hiburan rakyat bersama Cak Percil Cs.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam acara tersebut. Mereka antara lain Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua DPRD, Pj Sekretaris Daerah, dan jajaran Forkopimda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua TP PKK, kepala perangkat daerah, camat, serta lurah se-Kota Pasuruan juga mengikuti rangkaian malam puncak tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">34 Kelurahan Pamerkan Busana Adat Nusantara<br>Street Art Fashion Carnival menjadi salah satu agenda utama malam puncak perayaan kemerdekaan. Sebanyak 34 kelurahan bergantian menampilkan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta mengangkat keberagaman budaya Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Setiap kelurahan memberikan sentuhan kreatif pada busana dan konsep penampilan yang mereka bawakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Parade tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat. Kegiatan itu juga memberikan ruang bagi warga untuk memperlihatkan potensi seni, budaya, dan kreativitas lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan seluruh kelurahan membuat perayaan kemerdekaan memiliki unsur partisipasi masyarakat yang kuat. Kreativitas warga menjadi bagian penting dalam membangun suasana perayaan yang mencerminkan keberagaman Kota Pasuruan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tari Kolosal dan Musik Keroncong Buka Rangkaian Pertunjukan<br>Sebelum parade busana dimulai, masyarakat menyaksikan tari kolosal Sekar Paravan. Pertunjukan tersebut melibatkan tiga sanggar seni dari Kota Pasuruan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan kemudian berlanjut dengan musik keroncong yang dibawakan generasi muda. Kehadiran anak muda dalam pertunjukan tersebut menunjukkan adanya upaya memperkenalkan sekaligus menjaga kesenian kepada generasi berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian pertunjukan seni tersebut menjadi pembuka sebelum 34 kelurahan menampilkan karya masing-masing. Perpaduan seni tradisional dan kreativitas generasi muda membuat acara berlangsung lebih beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Pasuruan Apresiasi Kreativitas Masyarakat<br>Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ia menilai berbagai pertunjukan tersebut menunjukkan besarnya potensi seni dan kreativitas masyarakat Kota Pasuruan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Malam hari ini menjadi puncak kegiatan Agustusan di Kota Pasuruan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” ujar Adi Wibowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menyoroti penampilan seniman, budayawan, dan anak-anak Kota Pasuruan yang tampil dalam rangkaian acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, penampilan tersebut memperlihatkan bahwa Kota Pasuruan memiliki talenta yang mampu tampil dalam berbagai kegiatan seni dan budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Generasi Muda Ikut Perkuat Pelestarian Seni<br>Adi turut memberikan apresiasi terhadap tari kolosal Sekar Paravan yang melibatkan tiga sanggar seni. Ia juga menyoroti penampilan musik keroncong oleh generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Awal kita disuguhi dengan tari kolosal Sekar Paravan dari tiga sanggar yang semua kita saksikan cukup mempesona,” kata Adi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia kemudian mengapresiasi generasi muda yang membawakan lagu-lagu keroncong. Menurutnya, kemampuan anak muda mengenal dan membawakan musik tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan kesenian tradisional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan budaya menjadi penting untuk memastikan kesenian lokal tetap memiliki ruang di tengah perkembangan hiburan modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Street Art Fashion Carnival Dinilai Punya Potensi Lebih Luas<br>Adi menilai penampilan 34 kelurahan melalui Pasuruan Street Art Fashion Carnival menunjukkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan kreativitas. Ia menyebut kualitas penampilan warga tidak kalah dengan sejumlah kegiatan berskala nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tadi kita disuguhi 34 kelurahan menampilkan Pasuruan Street Art Fashion Carnival, luar biasa,” ujar Adi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan potensi event berbasis masyarakat di Kota Pasuruan. Jika dikembangkan secara konsisten, agenda seni dan budaya dapat menjadi ruang promosi potensi daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan semacam ini juga dapat memperkuat interaksi masyarakat dengan seni lokal. Selain itu, penyelenggaraan yang berkelanjutan berpotensi mendukung ekosistem pelaku seni dan budaya di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">HUT ke-81 Kemerdekaan Diisi 32 Rangkaian Kegiatan<br>Pemerintah Kota Pasuruan menggelar 32 rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Agenda tersebut mencakup perlombaan, kegiatan inovasi pelayanan publik, serta berbagai aktivitas yang memperkuat kebersamaan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adi menilai rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan. Penampilan talenta lokal juga menjadi bagian dari agenda yang memberikan ruang bagi kreativitas warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di dalamnya ada penampilan talent anak-anak Kota Pasuruan yang tidak kalah dengan event nasional,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beragam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya berfokus pada seremoni. Pemerintah daerah juga dapat menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat partisipasi dan kreativitas masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Ajak Warga Rawat Persatuan dan Gotong Royong<br>Adi mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memperkuat nasionalisme, semangat kebangsaan, persatuan, dan gotong royong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, keberagaman yang ditampilkan melalui 34 kelurahan mencerminkan kekayaan masyarakat Kota Pasuruan.&nbsp;<mark>Perbedaan tersebut dapat menjadi kekuatan apabila masyarakat terus menjaga persatuan.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">“Momentum kemerdekaan Republik Indonesia kita maknai sebagai momentum untuk mengukir kembali semangat nasionalisme kita, semangat kebangsaan kita,” ujar Adi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai masyarakat memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai persatuan yang diwariskan generasi terdahulu. Nilai tersebut mencakup semangat kebersamaan yang dibangun para ulama, kiai, tokoh masyarakat, dan para pendahulu bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberagaman Kota Pasuruan Jadi Kekuatan Bersama<br>Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Pasuruan memperlihatkan bagaimana seni dan budaya dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan. Street Art Fashion Carnival menjadi salah satu ruang bagi 34 kelurahan untuk menunjukkan kreativitas mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberagaman busana adat Nusantara yang ditampilkan juga menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luas. Masyarakat Kota Pasuruan turut memperkenalkan keberagaman tersebut melalui sebuah perayaan yang melibatkan banyak unsur warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, kegiatan seni dan budaya berbasis masyarakat dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda. Konsistensi penyelenggaraan juga dapat membantu menjaga keberlanjutan potensi seni lokal sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Pasuruan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://unj.ac.id/dosen-ft-unj-dorong-sustainable-fashion-melalui-edukasi-sustainable-hijab-di-asia-fashion-show/">Dosen FT UNJ Dorong Sustainable Fashion melalui Edukasi “Sustainable Hijab” di ASIA FASHION SHOW</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/34-kelurahan-kota-pasuruan-tampilkan-street-art-fashion-carnival/">34 Kelurahan Kota Pasuruan Tampilkan Street Art Fashion Carnival</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/34-kelurahan-kota-pasuruan-tampilkan-street-art-fashion-carnival/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Sampang Dukung Tambelangan Fashion Carnival</title>
		<link>https://veltrixa.id/pemkab-sampang-dukung-tambelangan-fashion-carnival/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/pemkab-sampang-dukung-tambelangan-fashion-carnival/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 15:50:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Carnival]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambelangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=528</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemkab Sampang Dorong Tambelangan Fashion Carnival Jadi Penggerak Ekonomi KreatifPemerintah Kabupaten Sampang mendorong pengembangan Tambelangan Fashion Carnival (TFC) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Gelaran TFC ke-6 menunjukkan bahwa kreativitas generasi muda dapat dikembangkan menjadi kegiatan bernilai ekonomi. Ajang tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi budaya dan karya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/pemkab-sampang-dukung-tambelangan-fashion-carnival/">Pemkab Sampang Dukung Tambelangan Fashion Carnival</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Pemkab Sampang Dorong Tambelangan Fashion Carnival Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif<br>Pemerintah Kabupaten Sampang mendorong pengembangan Tambelangan Fashion Carnival (TFC) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gelaran TFC ke-6 menunjukkan bahwa kreativitas generasi muda dapat dikembangkan menjadi kegiatan bernilai ekonomi. Ajang tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi budaya dan karya kreatif daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Sampang Slamet Junaidi menilai budaya tidak seharusnya berhenti sebagai seni pertunjukan. Menurutnya, potensi budaya dapat dikembangkan menjadi aset ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-8641289/brand-fashion-jerman-rilis-activewear-ramah-lingkungan-dari-material-kayu-hutan">Brand Fashion Jerman Rilis Activewear Ramah Lingkungan dari Material Kayu Hutan</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">TFC Ke-6 Libatkan 68 Peserta dari Berbagai Kecamatan<br>TFC ke-6 berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Sebanyak 68 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sampang mengikuti kegiatan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peserta menampilkan busana kreasi dalam pertunjukan seni jalanan. Kegiatan itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkenalkan karakter budaya daerah melalui karya visual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterlibatan peserta dari berbagai kecamatan juga memperluas ruang partisipasi masyarakat. Pemerintah daerah melihat kondisi tersebut sebagai modal untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif hingga tingkat kecamatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemkab Sampang Fokus Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif<br>Slamet Junaidi menekankan pentingnya mengembangkan kebudayaan menjadi bagian dari sektor ekonomi kreatif. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan kegiatan ekonomi baru yang berbasis kreativitas masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pengembangan TFC secara konsisten dapat memperkuat ekosistem kreatif lokal. Pemerintah daerah juga berharap kualitas penyelenggaraan acara terus meningkat setiap tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semoga kualitas dan semaraknya dari tahun ke tahun terus meningkat,” ujar Slamet Junaidi, Senin, 31 Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor yang dapat membantu keberlanjutan kegiatan. Selain dukungan penyelenggaraan, pengembangan promosi dan keterlibatan pelaku usaha juga dapat memperluas dampak ekonomi carnival.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran JFC Buka Peluang Transfer Pengetahuan<br>TFC ke-6 turut menghadirkan perwakilan atau guest star dari Jember Fashion Carnaval (JFC). Kehadiran tersebut dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkaya wawasan perancang muda Sampang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Interaksi dengan pelaku carnival dari daerah lain dapat memberikan referensi mengenai pengembangan kostum, konsep pertunjukan, serta pengelolaan acara berbasis kreativitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transfer pengetahuan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif. Pelaku lokal juga dapat memperoleh inspirasi untuk mengembangkan karakter karya yang sesuai dengan identitas daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">TFC Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya<br>Ketua Pelaksana TFC ke-6 Muhammad Badar mengatakan dukungan berkelanjutan Pemkab Sampang menjadi fondasi penting bagi perkembangan acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Badar, TFC memiliki peluang untuk berkembang dari ruang kreativitas pemuda menjadi salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan tersebut membutuhkan konsistensi penyelenggaraan dan peningkatan kualitas acara. Promosi yang lebih luas juga dapat membantu menarik pengunjung dari luar Kabupaten Sampang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budaya Lokal Jadi Modal Pengembangan Ekonomi<br>Kekuatan TFC terletak pada perpaduan antara seni pertunjukan, kreativitas busana, partisipasi masyarakat, dan identitas budaya lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut memberikan peluang bagi berbagai sektor pendukung untuk ikut berkembang. Pelaku usaha kuliner, kerajinan, fesyen, jasa kreatif, dan sektor pariwisata dapat memperoleh manfaat ketika jumlah pengunjung meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agar dampaknya berkelanjutan, pengembangan TFC perlu diikuti dengan pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif lokal. Pelatihan, promosi, kolaborasi, serta akses pasar dapat menjadi bagian dari strategi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemkab Sampang Dorong TFC Berkelanjutan<br>TFC ke-6 memperlihatkan potensi kreativitas masyarakat Sampang dalam mengembangkan pertunjukan berbasis budaya. Dukungan Pemkab Sampang menjadi salah satu elemen penting untuk menjaga keberlanjutan agenda tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, TFC dapat dikembangkan sebagai platform yang mempertemukan seniman, perancang busana, pelaku usaha, komunitas, dan sektor pariwisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika pengembangan dilakukan secara konsisten, TFC berpotensi memperkuat identitas budaya Sampang sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, festival tidak hanya menjadi agenda tahunan. TFC dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif dan wisata budaya yang memberikan manfaat lebih luas bagi Kabupaten Sampang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.idntimes.com/life/women/ivanka-wu-fashion-stylist-no-na-hingga-rich-brian-00-mm7zv-0pycx1">Ivanka Wu: Fashion Stylist di Balik Project no na hingga Rich Brian</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/pemkab-sampang-dukung-tambelangan-fashion-carnival/">Pemkab Sampang Dukung Tambelangan Fashion Carnival</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/pemkab-sampang-dukung-tambelangan-fashion-carnival/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fashion Show Cleopatra Hidupkan Imajinasi Anak</title>
		<link>https://veltrixa.id/fashion-show-cleopatra-hidupkan-imajinasi-anak/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/fashion-show-cleopatra-hidupkan-imajinasi-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2026 15:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Cleopatra]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Imajinasi Anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=525</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fashion Show Fantasi Cleopatra Kembangkan Imajinasi Anak di UNNESSuasana ceria memenuhi Rumah Ilmu atau Perpustakaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Selasa, 23 Juni 2026. Mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) UNNES angkatan 2023 mengajak anak-anak mengikuti fashion show dengan konsep dunia fantasi. Baca Juga &#8220;Skincare dan Fashion, Kebutuhan atau Keinginan? Ini Cara Membedakannya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/fashion-show-cleopatra-hidupkan-imajinasi-anak/">Fashion Show Cleopatra Hidupkan Imajinasi Anak</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Fashion Show Fantasi Cleopatra Kembangkan Imajinasi Anak di UNNES<br>Suasana ceria memenuhi Rumah Ilmu atau Perpustakaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Selasa, 23 Juni 2026. Mahasiswa Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) UNNES angkatan 2023 mengajak anak-anak mengikuti fashion show dengan konsep dunia fantasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://lifestyle.kompas.com/read/2026/08/31/220000220/skincare-dan-fashion-kebutuhan-atau-keinginan-ini-cara-membedakannya">Skincare dan Fashion, Kebutuhan atau Keinginan? Ini Cara Membedakannya Menurut Pakar</a></strong></em>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut memadukan seni, permainan peran, imajinasi, dan pengalaman belajar dalam aktivitas yang menyenangkan. Salah satu inspirasi utama yang digunakan adalah Cleopatra, ratu Mesir yang dikenal melalui busana dan aksesori khasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa PGPAUD merancang konsep Cleopatra dengan pendekatan yang sederhana dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Anak-anak mendapatkan kesempatan mengenakan kostum, menggunakan aksesori, serta tampil di hadapan peserta kegiatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tema Cleopatra Dikemas Sesuai Dunia Anak<br>Pemilihan Cleopatra memberikan unsur cerita dalam kegiatan fashion show. Mahasiswa memperkenalkan nuansa Mesir kuno melalui pakaian dan aksesori tanpa menghilangkan karakter kegiatan yang dekat dengan dunia anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak-anak dapat mengenal karakter melalui proses bermain dan berekspresi. Kostum menjadi media untuk membantu mereka membayangkan sebuah tokoh sekaligus memainkan peran secara sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut membuat fashion show tidak hanya berfokus pada penampilan busana. Anak juga memperoleh pengalaman untuk berkomunikasi, bergerak, mengikuti arahan, dan berinteraksi dengan teman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dunia Fantasi Jadi Media Pembelajaran Kreatif<br>Dunia fantasi memiliki hubungan erat dengan aktivitas bermain anak. Melalui imajinasi, anak dapat mencoba berbagai peran dan mengeksplorasi cara mengekspresikan dirinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fashion show menyediakan ruang bagi anak untuk mengembangkan pengalaman tersebut. Mereka berjalan di area pertunjukan, memperlihatkan kostum, dan tampil bersama teman-teman dalam suasana yang menyenangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas semacam ini juga dapat melatih keberanian anak menghadapi situasi baru. Apresiasi dari pendamping dan lingkungan sekitar membantu menciptakan pengalaman tampil yang positif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa PGPAUD Terapkan Pembelajaran Anak Usia Dini<br>Bagi mahasiswa PGPAUD UNNES angkatan 2023, kegiatan ini menjadi kesempatan menerapkan konsep pembelajaran anak usia dini dalam situasi nyata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa tidak hanya bertugas menyiapkan acara. Mereka juga mendampingi anak selama proses persiapan hingga pelaksanaan fashion show.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendampingan tersebut membutuhkan kemampuan komunikasi dan pemahaman terhadap karakter setiap anak. Mahasiswa perlu menciptakan suasana yang aman agar anak dapat mengikuti kegiatan tanpa merasa tertekan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses tersebut sekaligus melatih mahasiswa merancang aktivitas yang menggabungkan unsur edukasi dan hiburan. Kreativitas menjadi salah satu aspek penting agar kegiatan tetap menarik sekaligus memberikan pengalaman belajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fashion Show Dorong Anak Berani Mengekspresikan Diri<br>Setiap anak memiliki tingkat keberanian yang berbeda ketika harus tampil di depan orang lain. Karena itu, mahasiswa memberikan pendampingan dan apresiasi selama kegiatan berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak-anak didorong untuk tampil sesuai kemampuan masing-masing. Fokus kegiatan bukan hanya pada hasil penampilan, tetapi juga proses ketika anak mencoba, bergerak, berinteraksi, dan mengekspresikan dirinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari stimulasi perkembangan sosial dan emosional. Anak belajar mengikuti kegiatan bersama kelompok sekaligus memperoleh kesempatan menunjukkan identitas dan kreativitasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seni dan Bermain Peran Hadir dalam Satu Kegiatan<br>Fashion show fantasi dapat menggabungkan sejumlah unsur pembelajaran anak usia dini. Seni hadir melalui kostum dan aksesori, sedangkan bermain peran muncul ketika anak memerankan karakter tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gerak dan komunikasi juga menjadi bagian dari kegiatan ketika anak berjalan di area fashion show. Interaksi bersama teman memberikan pengalaman sosial dalam lingkungan yang terarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran anak usia dini tidak selalu harus berlangsung melalui aktivitas akademik. Kegiatan kreatif dapat menjadi sarana untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fashion Show Jadi Pengalaman Belajar yang Menyenangkan<br>Fashion show bertema Cleopatra di Rumah Ilmu UNNES menjadi ruang bagi anak-anak untuk berimajinasi, bermain, dan berekspresi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa PGPAUD dalam memahami kebutuhan pembelajaran anak usia dini. Mahasiswa belajar bahwa aktivitas edukatif perlu dirancang sesuai tahap perkembangan dan karakter anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, kegiatan kreatif serupa dapat dikembangkan dengan berbagai tema yang dekat dengan dunia anak. Pendekatan berbasis seni, permainan, dan imajinasi dapat menjadi alternatif untuk menciptakan pengalaman belajar yang aktif dan menyenangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://sumatra.bisnis.com/read/20260831/533/2000082/talenta-muda-unjuk-gigi-dalam-fashion-show-kaldera-fest-young-runway">Talenta Muda Unjuk Gigi dalam Fashion Show Kaldera Fest Young Runway</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/fashion-show-cleopatra-hidupkan-imajinasi-anak/">Fashion Show Cleopatra Hidupkan Imajinasi Anak</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/fashion-show-cleopatra-hidupkan-imajinasi-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fashion Wellness: FitFlop x Pantone Hadirkan Alas Kaki Nyaman</title>
		<link>https://veltrixa.id/fashion-wellness-fitflop-x-pantone-hadirkan-alas-kaki-nyaman/</link>
					<comments>https://veltrixa.id/fashion-wellness-fitflop-x-pantone-hadirkan-alas-kaki-nyaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 08:05:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Capsule Wardrobe & Fashion Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Wellness]]></category>
		<category><![CDATA[FitFlop]]></category>
		<category><![CDATA[Pantone]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://veltrixa.id/?p=470</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fashion Wellness Makin Diminati, FitFlop x Pantone Hadirkan Alas Kaki yang Menggabungkan Kenyamanan dan Psikologi WarnaTren Fashion Wellness Dorong Perempuan Memilih Busana yang Mendukung Kesehatan Fisik dan Emosional Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental dan emosional kini turut memengaruhi cara memilih produk fesyen.&#160;Jika sebelumnya keputusan membeli pakaian atau alas kaki lebih banyak didasarkan pada desain [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/fashion-wellness-fitflop-x-pantone-hadirkan-alas-kaki-nyaman/">Fashion Wellness: FitFlop x Pantone Hadirkan Alas Kaki Nyaman</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Fashion Wellness Makin Diminati, FitFlop x Pantone Hadirkan Alas Kaki yang Menggabungkan Kenyamanan dan Psikologi Warna<br>Tren Fashion Wellness Dorong Perempuan Memilih Busana yang Mendukung Kesehatan Fisik dan Emosional</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental dan emosional kini turut memengaruhi cara memilih produk fesyen.&nbsp;<mark>Jika sebelumnya keputusan membeli pakaian atau alas kaki lebih banyak didasarkan pada desain dan tren, kini semakin banyak konsumen mempertimbangkan faktor kenyamanan, fungsi, hingga dampaknya terhadap suasana hati.</mark>&nbsp;Perubahan tersebut melahirkan tren baru yang dikenal sebagai fashion wellness, yakni pendekatan yang memadukan gaya, ergonomi, material, dan psikologi warna untuk mendukung kesejahteraan penggunanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.cantika.com/read/2116909/upgrade-koleksi-hijab-dengan-10-brand-fashion-ini-stylish-dan-affordable">Upgrade Koleksi Hijab dengan 10 Brand Fashion Ini, Stylish dan Affordable</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena ini semakin terlihat di kalangan perempuan yang memiliki mobilitas tinggi. Aktivitas yang padat membuat kebutuhan akan busana dan alas kaki yang nyaman menjadi semakin penting. Produk fesyen kini tidak hanya berfungsi sebagai penunjang penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mengutamakan keseimbangan antara kenyamanan fisik dan emosional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan NielsenIQ (NIQ) 2025 menunjukkan bahwa perhatian konsumen terhadap kesehatan emosional terus meningkat. Banyak masyarakat mulai memasukkan aspek kesejahteraan mental ke dalam keputusan pembelian sehari-hari, termasuk ketika memilih pakaian, sepatu, hingga aksesori. Kondisi tersebut mendorong berbagai merek menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan baru konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep fashion wellness berkembang karena semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pengalaman mengenakan pakaian dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari tekstur material, bentuk produk, hingga pilihan warna. Seluruh elemen tersebut dipercaya mampu memengaruhi rasa nyaman, kepercayaan diri, bahkan produktivitas seseorang selama beraktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu unsur yang semakin mendapat perhatian adalah warna. Dalam psikologi warna, setiap warna diyakini mampu memunculkan respons emosional yang berbeda. Warna biru, misalnya, identik dengan ketenangan dan rasa aman. Hijau sering dikaitkan dengan keseimbangan serta kesegaran, sedangkan warna-warna pastel memberikan kesan lembut, hangat, dan menenangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Pendekatan tersebut juga menjadi perhatian Pantone Color Institute yang selama ini dikenal sebagai otoritas global dalam pengembangan sistem warna.</mark>&nbsp;Lembaga tersebut menilai warna bukan sekadar elemen estetika, melainkan bahasa visual yang dapat memengaruhi persepsi, emosi, hingga pengalaman seseorang saat menggunakan suatu produk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vice President Pantone Color Institute, Laurie Pressman, menjelaskan bahwa setiap warna dalam sebuah koleksi dipilih dengan tujuan tertentu agar mampu menghadirkan pengalaman emosional yang positif.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>&#8220;Setiap warna dipilih untuk menghadirkan rasa ringan, nyaman, dan ketenangan emosional, membuktikan bahwa warna mampu memberikan pengalaman yang melampaui aspek visual dan terasa dalam setiap langkah,&#8221; ujar Laurie Pressman.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain warna, faktor ergonomi juga menjadi perhatian utama dalam perkembangan fashion wellness. Alas kaki, misalnya, kini tidak lagi dipandang hanya sebagai pelengkap penampilan. Sepatu yang nyaman menjadi investasi bagi banyak orang karena mampu menopang aktivitas harian yang berlangsung selama berjam-jam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perempuan modern sering kali menjalani berbagai aktivitas dalam satu hari, mulai dari bekerja di kantor, menghadiri rapat, melakukan perjalanan, hingga berkumpul bersama keluarga atau teman. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap alas kaki yang mampu menjaga kenyamanan kaki sepanjang hari menjadi semakin relevan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, berbagai produsen mulai mengembangkan teknologi biomekanik, bantalan yang lebih adaptif, material ringan, hingga desain ergonomis untuk mengurangi tekanan pada telapak kaki. Inovasi tersebut bertujuan menjaga stabilitas pijakan sekaligus membantu mengurangi rasa lelah setelah beraktivitas dalam waktu lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan tren tersebut menginspirasi kolaborasi terbaru antara FitFlop dan Pantone dalam koleksi Spring/Summer 2026. Kolaborasi bertajuk The Colour of Comfort menghadirkan konsep yang menggabungkan kenyamanan khas FitFlop dengan eksplorasi warna dari Pantone sebagai bagian dari pengalaman emosional pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koleksi tersebut terdiri atas 12 produk yang terbagi ke dalam empat siluet utama, yakni iQushion Flip Flops, Delicato Poise Mary-Janes, Delicato Poise Ballerinas, serta Retro-Q FF Suede Trainers. Seluruh produk menggunakan palet warna pastel dan nuansa hangat yang dipilih untuk memberikan kesan ringan, tenang, sekaligus optimistis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghadirkan tampilan yang modern, koleksi ini juga mengutamakan teknologi alas kaki yang telah menjadi ciri khas FitFlop. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa desain menarik tidak harus mengorbankan kenyamanan pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Chief Product and Brand Officer FitFlop, Louise Noble, mengatakan warna dan kenyamanan memiliki peran yang sama penting dalam membentuk pengalaman seseorang saat mengenakan alas kaki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Warna memiliki kekuatan untuk memengaruhi cara kita merasakan sesuatu, sama seperti kenyamanan yang memengaruhi cara kita bergerak dan seberapa percaya diri kita menjalani keseharian. Bersama Pantone, kami ingin menyatukan kedua gagasan tersebut dengan cara yang modern, membangkitkan semangat, dan benar-benar nyaman dikenakan,&#8221; kata Louise Noble.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan fashion wellness juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsep self-care. Kini, memilih pakaian atau alas kaki yang nyaman dipandang sebagai bagian dari upaya merawat diri, bukan sekadar mengikuti tren fesyen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menempatkan kesehatan emosional dan kesehatan fisik dalam posisi yang sama penting. Konsumen mulai menyadari bahwa produk yang dikenakan setiap hari dapat memengaruhi kenyamanan, suasana hati, hingga rasa percaya diri saat menjalankan berbagai aktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tren ini diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan mental. Ke depan, inovasi di industri fesyen kemungkinan tidak hanya berfokus pada desain dan estetika, tetapi juga mengedepankan fungsi, teknologi, keberlanjutan, serta pengalaman emosional pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kolaborasi FitFlop x Pantone, konsep fashion wellness menunjukkan bahwa alas kaki tidak lagi sekadar menjadi pelengkap gaya berpakaian. Produk fesyen kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kenyamanan, mobilitas, dan kualitas hidup secara menyeluruh, sekaligus membuktikan bahwa penampilan dan kesehatan dapat berjalan beriringan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://kumparan.com/kumparanwoman/brand-fashion-korea-mardi-mercredi-resmikan-toko-kedua-di-indonesia-27wGYtv9107">Brand Fashion Korea Mardi Mercredi, Resmikan Toko Kedua di Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://veltrixa.id/fashion-wellness-fitflop-x-pantone-hadirkan-alas-kaki-nyaman/">Fashion Wellness: FitFlop x Pantone Hadirkan Alas Kaki Nyaman</a> appeared first on <a href="https://veltrixa.id">veltrixa.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://veltrixa.id/fashion-wellness-fitflop-x-pantone-hadirkan-alas-kaki-nyaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
